Arsip

Archive for Oktober, 2011

SEJARAH FUTSAL

Oktober 4, 2011 5 komentar

Futsal

Pertandingan futsal

Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan, dengan memanipulasi bola dengan kaki. Selain lima pemain utama, setiap regu juga diizinkan memiliki pemain cadangan. Tidak seperti permainan sepak bola dalam ruangan lainnya, lapangan futsal dibatasi garis, bukan net atau papan.

Futsal turut juga dikenali dengan berbagai nama lain. Istilah “futsal” adalah istilah internasionalnya, berasal dari kata Spanyol atau Portugis,futbol dan sala.

Sejarah

Futsal diciptakan di MontevideoUruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta AfrikaAsia, dan Oseania.

Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.

Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia.

Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California. Futsal The Rule of The Game

Peraturan

Luas Lapangan

  1. Ukuran: panjang 25-42 m x lebar 15-25 m
  2. Garis batas: garis selebar 8 cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; 3 m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan
  3. Daerah penalti: busur berukuran 6 m dari setiap pos
  4. Garis penalti: 6 m dari titik tengah garis gawang
  5. Garis penalti kedua: 10 m dari titik tengah garis gawang
  6. Zona pergantian: daerah 6 m (3 m pada setiap sisi garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan
  7. Gawang: tinggi 2 m x lebar 3 m
  8. Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif (M Sport Court interlock multi tiles flooring)

Bola

  1. Ukuran: 4
  2. Keliling: 62-64 cm
  3. Berat: 390-430 gram
  4. Lambungan: 55-65 cm pada pantulan pertama
  5. Bahan: kulit atau bahan yang cocok lainnya (yaitu bahan tak berbahaya)

Jumlah pemain (per tim)

  1. Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 5, salah satunya penjaga gawang
  2. Jumlah pemain minimal untuk mengakhiri pertandingan: 2 (tidak termasuk cedera)
  3. Jumlah pemain cadangan maksimal: 7
  4. Jumlah wasit: 2
  5. Jumlah hakim garis: 0
  6. Batas jumlah pergantian pemain: tak terbatas
  7. Metode pergantian: “pergantian melayang” (semua pemain kecuali penjaga gawang boleh memasuki dan meninggalkan lapangan kapan saja; pergantian penjaga gawang hanya dapat dilakukan jika bola tak sedang dimainkan dan dengan persetujuan wasit)
  8. Dan wasit pun tidak boleh menginjak arena lapangan , hanya boleh di luar garis lapangan saja , terkecuali jika ada pelanggaran-pelanggaran yang harus memasuki lapangan

Perlengkapan pemain

1.Kaos bernomor 2.Celana pendek 3. Kaos kaki 4. Pelindung lutut 5. Alas kaki bersolkan karet 6. Lap Handuk 7.Sarung Tangan Kiper 8.pelindung betis(deker)

Lama permainan

  1. Lama normal: 2×20 menit
  2. Lama istiharat: 10 menit
  3. Lama perpanjangan waktu: 2×10 menit (bila hasil masih imbang setelah 2×20 menit waktu normal)
  4. Ada adu penalti (maksimal 5 gol) jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu selesai
  5. Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan
  6. Waktu pergantian babak: maksimal 10 menit

Kejuaraan futsal terkemuka

Piala Dunia Futsal FIFA

Piala Dunia Futsal AMF

Liga Futsal Indonesia

Info Terkait :

Sumber : wikipedia

SEJARAH PEKAN OLAH RAGA NASIONAL (PON)

Pekan Olahraga Nasional

Logo PON

Pekan Olahraga Nasional (disingkat PON) adalah pesta olahraga nasional di Indonesia yang diadakan setiap empat tahun sekali dan diikuti seluruh provinsi di Indonesia.

Setelah dibentuk pada tahun 1946, Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI) yang dibantu oleh Komite Olimpiade Republik Indonesia (KORI) – keduanya telah dilebur dan saat ini menjadi KONI – mempersiapkan para atlet Indonesia untuk mengikuti Olimpiade Musim Panas XIV di London pada tahun 1948. Usaha Indonesia untuk mengikuti olimpiade pada saat itu menemui banyak kesulitan. PORI sebagai badan olahraga resmi di Indonesia pada saat itu belum diakui dan menjadi anggota Internasional Olympic Committee (IOC), sehingga para atlet yang akan dikirim tidak dapat diterima dan berpartisipasi dalam peristiwa olahraga sedunia tersebut. Pengakuan dunia atas kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia yang belum diperoleh pada waktu itu menjadi penghalang besar dalam usaha menuju London. Paspor Indonesia pada saat itu tidak diakui oleh Pemerintah Inggris, sedangkan kenyataan bahwa atlet-atlet Indonesia hanya bisa berpartisipasi di London dengan memakai paspor Belanda tidak dapat diterima. Alasannya karena delegasi Indonesia hanya mau hadir di London dengan membawa nama Indonesia. Alasan yang disebut terakhir ini menyebabkan rencana kepergian beberapa anggota pengurus besar PORI ke London menjadi batal dan menjadi topik pembahasan pada konferensi darurat PORI pada tanggal 1 Mei 1948 di Solo.Penyelengaraan PON I

Mengingat dan memperhatikan pengiriman para atlet dan beberapa anggota pengurus besar PORI ke London sebagai peninjau tidak membawa hasil seperti yang diharapkan semula, konferensi sepakat untuk mengadakan Pekan Olahraga yang direncanakan berlangsung pada bulan Agustus atau September 1948 di Solo. Pada saat itu PORI ingin menghidupkan kembali pekan olahraga yang pernah diadakan ISI pada tahun 1938 (yang terkenal dengan nama ISI Sportweek atau Pekan Olahraga ISI).

Dilihat dari penyediaan sarana olahraga, pada saat itu Solo telah memenuhi semua persyaratan pokok dengan adanya stadion Sriwedari yang dilengkapi dengan kolam renang. Pada saat itu Stadion Sriwedari termasuk kota dengan fasilitas olahraga yang terbaik di Indonesia. Selain itu seluruh pengurus besar PORI berkedudukan di Solo sehingga hal inilah yang menjadi bahan-bahan pertimbangan bagi konferensi untuk menetapkan Kota Solo sebagai kota penyelenggara Pekan Olahraga Nasional pertama (PON I) pada tanggal 8 sampai dengan12 September 1948.

Selain itu PON I juga membawa misi untuk menunjukkan kepada dunia luar bahwa bangsa Indonesia dalam keadaan daerahnya dipersempit akibat Perjanjian Renville, masih dapat membuktikan sanggup mengadakan acara olahraga dengan skala nasional.

Lokasi

Upacara pembukaan PON II di Stadion Ikada, Jakarta

Games Tuan rumah Provinsi Tanggal Juara Umum
I Surakarta Lambang Provinsi Jawa Tengah Jawa Tengah 8 September – 12 September 1948 Jawa Tengah
II Jakarta Lambang Provinsi DKI Jakarta Jakarta 21 Oktober – 28 Oktober 1951 Jawa Barat
III Medan Lambang Provinsi Sumatera Utara Sumatera Utara 20 September – 27 September 1953 Jawa Barat
IV Makassar Lambang Provinsi Sulawesi Selatan Sulawesi Selatan 27 September – 6 Oktober 1957 Jakarta
V Bandung Lambang Provinsi Jawa Barat Jawa Barat 23 September – 1 Oktober 1961 Jawa Barat
VI 1 Jakarta Lambang Provinsi DKI Jakarta Jakarta 8 Oktober – 10 November 1965
VII Surabaya Lambang Provinsi Jawa Timur Jawa Timur 26 Agustus – 6 September 1969 Jakarta
VIII Jakarta Lambang Provinsi DKI Jakarta Jakarta 4 Agustus – 15 Agustus 1973 Jakarta
IX Jakarta Lambang Provinsi DKI Jakarta Jakarta 23 Juli – 3 Agustus 1977 Jakarta
X Jakarta Lambang Provinsi DKI Jakarta Jakarta 19 September – 30 September 1981 Jakarta
XI Jakarta Lambang Provinsi DKI Jakarta Jakarta 9 September – 20 September 1985 Jakarta
XII Jakarta Lambang Provinsi DKI Jakarta Jakarta 18 Oktober – 28 Oktober 1989 Jakarta
XIII Jakarta Lambang Provinsi DKI Jakarta Jakarta 9 September – 19 September 1993 Jakarta
XIV Jakarta Lambang Provinsi DKI Jakarta Jakarta 9 September – 25 September 1996 Jakarta
XV Surabaya Lambang Provinsi Jawa Timur Jawa Timur 19 Juni – 1 Juli 2000 Jawa Timur
XVI Palembang Lambang Provinsi Sumatera Selatan Sumatera Selatan 2 September – 14 September 2004 Jakarta
XVII Samarinda Lambang Provinsi Kalimantan Timur Kalimantan Timur 6 Juli – 17 Juli 2008 Jawa Timur
XVIII Pekanbaru Lambang Provinsi Riau Riau 9 September – 20 September 2012 belum berlangsung
XIX[1] Bandung Lambang Provinsi Jawa Barat Jawa Barat 2016 belum berlangsung

1dibatalkan karena peristiwa G30S

Lihat pula

Sumber : wikipedia

SEJARAH PERKEMBANGAN SEA GAMES

Oktober 4, 2011 1 komentar

Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara

 

Logo SEA Games

Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara (bahasa InggrisSoutheast Asian Games) atau biasa disingkat SEA Games adalah ajang olahragayang diadakan setiap dua tahun dan melibatkan 11 negara Asia Tenggara. Peraturan pertandingan di SEA Games dibawah naungan Federasi Olahraga Asia Tenggara (bahasa InggrisSoutheast Asian Games Federation) dengan pengawasan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) danDewan Olimpiade Asia (OCA).

Asal-usul SEA Games berhubungan erat dengan Southeast Asian Peninsular Games atau SEAP GamesSEAP Games dicetuskan oleh Laung Sukhumnaipradit, pada saat itu Wakil Presiden Komite Olimpiade Thailand. Tujuannya adalah untuk mengeratkan kerjasama, pemahaman dan hubungan antar negara di kawasan ASEAN.

ThailandBurma (sekarang Myanmar), MalaysiaLaosVietnam dan Kamboja (dengan Singapura dimasukkan kemudian) adalah negara-negara pelopor. Mereka setuju untuk mengadakan ajang ini dua tahun sekali. Selain itu dibentuk juga Komite Federasi SEAP Games.

SEAP Games pertama diadakan di Bangkok dari 12 sampai 17 Desember 1959, diikuti oleh lebih dari 527 atlet dan panitia dari Thailand, Burma, Malaysia, Singapura, Vietnam dan Laos yang berlaga dalam 12 cabang olahraga.

Pada SEAP Games VIII tahun 1975, Federasi SEAP mempertimbangkan masuknya Indonesia dan Filipina. Kedua negara ini masuk secara resmi pada 1977, dan pada tahun yang sama Federasi SEAP berganti nama menjadi Southeast Asian Games Federation (SEAGF), dan ajang ini menjadi Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara. Brunei dimasukkan padaPesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara X di Jakarta, Indonesia, dan Timor Leste di Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara XXII di Hanoi, Vietnam.

Statistik Tuan Rumah

Negara Jumlah Tahun
 Thailand 6 1959, 1967, 1975, 1985, 1995, 2007
 Malaysia 6 1965, 1971, 1977, 1989, 2001, 2015
 Filipina 4 1981, 1991, 2005, 2019
 Indonesia 4 1979, 1987, 1997, 2011
 Singapura 3 1973, 1983, 1993
 Myanmar 3 1961, 1969, 2013
 Vietnam 2 2003, 2023
 Brunei 2 1999, 2017
 Laos 1 2009
 Kamboja 1 2021
 Timor Leste

Lokasi

Southeast Asian Peninsular Games

Tahun Acara Tuan rumah Negara Juara Umum
1959 I Bangkok Bendera Thailand Thailand Bendera Thailand Thailand
1961 II Rangoon Bendera Myanmar Burma Bendera Myanmar Burma
1963 dibatalkan Phnom Penh Bendera Kamboja Kamboja Bendera Thailand Thailand
1965 III Kuala Lumpur Bendera Malaysia Malaysia Bendera Thailand Thailand
1967 IV Bangkok Bendera Thailand Thailand Bendera Thailand Thailand
1969 V Rangoon Bendera Myanmar Burma Bendera Myanmar Burma
1971 VI Kuala Lumpur Bendera Malaysia Malaysia Bendera Thailand Thailand
1973 VII Singapura Bendera Singapura Singapura Bendera Thailand Thailand
1975 VIII Bangkok Bendera Thailand Thailand Bendera Thailand Thailand

Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara

Tahun Acara Tuan rumah Negara Juara umum
1977 IX Kuala Lumpur Bendera Malaysia Malaysia Bendera Indonesia Indonesia
1979 X Jakarta Bendera Indonesia Indonesia Bendera Indonesia Indonesia
1981 XI Manila Bendera Filipina Filipina Bendera Indonesia Indonesia
1983 XII Singapura Bendera Singapura Singapura Bendera Indonesia Indonesia
1985 XIII Bangkok Bendera Thailand Thailand Bendera Thailand Thailand
1987 XIV Jakarta Bendera Indonesia Indonesia Bendera Indonesia Indonesia
1989 XV Kuala Lumpur Bendera Malaysia Malaysia Bendera Indonesia Indonesia
1991 XVI Manila Bendera Filipina Filipina Bendera Indonesia Indonesia
1993 XVII Singapura Bendera Singapura Singapura Bendera Indonesia Indonesia
1995 XVIII Chiang Mai Bendera Thailand Thailand Bendera Thailand Thailand
1997 XIX Jakarta Bendera Indonesia Indonesia Bendera Indonesia Indonesia
1999 XX Bandar Seri Begawan Bendera Brunei Brunei Bendera Thailand Thailand
2001 XXI Kuala Lumpur Bendera Malaysia Malaysia Bendera Malaysia Malaysia
2003 XXII Hanoi Bendera Vietnam Vietnam Bendera Vietnam Vietnam
2005 XXIII Manila Bendera Filipina Filipina Bendera Filipina Filipina
2007 XXIV Nakhon Ratchasima Bendera Thailand Thailand Bendera Thailand Thailand
2009 XXV Vientiane Bendera Laos Laos Bendera Thailand Thailand

Akan datang

Tahun Acara Tuan rumah Negara Juara umum
2011 XXVI Palembang Bendera Indonesia Indonesia
2013 XXVII Naypyidaw Bendera Myanmar Myanmar
2015 XXVIII Penang[1] Bendera Malaysia Malaysia[2]
2017 XXIX Bandar Seri Begawan Bendera Brunei Brunei Darussalam[2]
2019 XXX Manila Bendera Filipina Filipina[2]
2021 XXXI Phnom Penh Bendera Kamboja Kamboja[2]
2023 XXXII Ho Chi Minh City Bendera Vietnam Vietnam[2]
2025 XXXIII  ? Akan diumumkan
2027 XXXIV  ? Akan diumumkan

Lihat pula

Sumber : wikipedia
%d blogger menyukai ini: