Arsip

Posts Tagged ‘Wawasan’

PROFIL SMK AL-FATHIMIYAH

SMK   AL-FATHIMIYAH

Jl. Perum Peruri No. 69 Pinayungan

TELUKJAMBE TIMUR KARAWANG JAWA BARAT

Jurusan :

1. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)

2. Teknik Sepeda Motor (Otomotif TSM)

PENDAHULUAN

Pendidikan Menengah Kejuruan (SMK) Al-Fathimiyah berperan untuk menyiapkan peserta didik agar siap bekerja, baik membuka lapangan pekerjaan sendiri ataupun memasuki lowongan pekerjaan yang ada.

Dalam upaya untuk memenuhi keinginan dunia kerja khususnya di Kabupaten Karawang maupun pendidikan secara Nasional, SMK Al-Fathimiyah  menjalin kerjasama dengan perusahan-perusahaan yang ada di kabupaten Karawang, baik dalam bidang pelatihan-pelatihan maupun bidang penyaluran tenaga kerja.

Visi

Mewujudkan lembaga pendidikan yang unggul dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi berlandaskan iman dan takwa serta unggul dalam mewujudkan lulusan yang, berilmu, beramal, jujur dan benar, profesional, adaptable serta responsif.

Misi

1.   Mengembangkan Keunggulan melalui Ketelatenan,  Kebersihan,  Kemandirian, Kreatifitas, Kejujuran dan Kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

2.   Menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusaan yang ada di kabupaten Karawang khususnya dengan memperhatikan aturan-aturan secara Islamy.

3. Meningkatkan dan mengembangkan ekstrakurikuler dalam bidang pelatihan keterampilan baik yang ada kaitannya dengan program BIDANG STUDI, maupun pembinaan mental, akhlak Islamy.

4. Meningkatkan kompetensi guru sesuai dengan bidang tugasnya

6. Meningkatkan sekolah dengan sarana yang memadai.

STAFF PENGAJAR DAN TATA USAHA

Kepala Sekolah         :    Ir. Karyan Gunawan

Staf Pengajar

Adaptif & Normatif    :

Drs. H. Zaenal Abidin Ahmad, Lc. (KSU Riyadh)

Drs. Tajudin Ahmad (STIU Sukabumi)

Mahpudin Ahmad, S. Ag. (IAIN Bandung)

Aef Saefullah Ahmad, SS. (IAIN Bandung)

Rokayah Abdullah, S. Ag. (IAIN Bandung)

H. Dudun Ubaedullah, M. Ag. (UIN Jakarta)

Eti Marlinah, A.Ma. (STAIS Bandung)

H. Dadang Kusmana, S.Ag (STAIDA Jakarta)

Muhammad Yunus (UNINUS Bandung, KMI Gontor Ponorogo)

Enung Nur’aeni Ahmad, S. Ag. (UNISBA Bandung)

Drs. Ma’mun Nawawi (UNINUS Bandung)

Yuyu Yulianti, S. Pt. (UNPAD Bandung)

Irma Halimah, S.Pd. (IAIN Bandung)

Cecep Abdullah, S, Pd. I (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Bayu Sugara (STMIK Kharisma Karawang)

Produktif TKJ dan TSM (Staf Pengajar dari SMKN 1 Karawang) :

Yusuf Effendy, ST (STMIK Kharisma Karawang)

Yayat Hidayat, A.Md (STMIK Bandung)

Ahmad Sanusi, S.Sos.I (IAIN Sunan Gunung Jati) Bandung

Anwar Mu’thi, A.Md (Akademi Teknologi Bandung)

Ahmad Fauzi, ST (Universitas Muhammadiyah Jakarta)

Abu Syaheri (SMA Mathla’ul Anwar) Batu Jaya Karawang

KEUNGGULAN

¨ Ilmu Pengetahuan Agama Islam 12 jam per minggu

¨ Beasiswa bagi siswa yang berprestasi dan atau tidak mampu dari JPS, BKM, GNOTA Jama’ah Al-Mizan PT. JVC Elecktonics, Masjid Ar-Rahman PT. GS Battery, Masjid Al-Muhajirin PT. Samwoo Indonesia Karawang, YPI Al-Fathimiyah,dan Para Donatur Tetap.

¨ Bebas Uang Bangunan dan gedung milik sendiri berlantai 2.

¨ Bengkel Teknik  & Laboratorium Komputer

¨ Perpustakaan

¨ Tinggal di Pondok Pesantren Al-Fathimiyah bagi yang berminat.

PROFIL MTs/SMP AL-FATHIMIYAH

MTs. / SMP AL-FATHIMIYAH

TELUKJAMBE TIMUR KARAWANG

Status : Akreditasi Peringkat “B” (Baik)

Jln. Perum Peruri No. 69 Telp./fax (0267) 643047  Pinayungan Telukjambe Timur

KARAWANG JAWA BARAT 41361 Website: http://www.alfathimiyah.com

PENDAHULUAN

Madrasah Tsanawiyah (MTs.) adalah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berciri khas agama Islam. Mata pelajaran yang diajarkan di MTs. sama dengan mata pelajaran di SMP UMUM. Kelebihannya siswa MTs. menerima mata pelajaran ciri khas MTs. yaitu mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebanyak 14 jam per minggudengan berbagai cabang ilmunya yang masing-masing dipelajari melalui mata pelajaran tersendiri.  Sedangkan di SMP UMUM mata pelajaran agama Islam hanya 2 jam per minggu.

Lulusan MTs./SMP Al-Fathimiyah akan memperoleh STTB/STK/IJAZAH NEGERI  yang dapat digunakan untuk melanjutkan ke tingkat SLTA NEGERI maupun SWASTA seperti SMUN, MAN, SMKN dan yang sederajat.

Visi

Membentuk Generasi Muslim yang Kaaffah, yaitu generasi muslim yang dapat memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran Islam secara totalitas.

 

Misi

Menyelenggarakan Proses Pendidikan yang berciri khas Islam dalam usaha meningkatkan SDM yang berkualitas yang dibekali dengan Ilmu Pengetahuan yang relevan, keterampilan yang memadai dan karakter yang dapat diandalkan.

 

Tujuan

Menciptakan lulusan (Output) MTs./SMP Al-Fathimiyah yang memiliki pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran Islam, serta memiliki dasar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang cukup memadai untuk mewujudkan manusia yang berkualitas yang dilandasi iman dan takwa (IMTAK) kepada Allah SWT.

 

Motto

Iman, Ilmu dan Amal

STAFF PENGAJAR DAN TATA USAHA

Kamad : Drs. Tajudin Ahmad (STIU Sukabumi),

Wakamad Kurikulum : Drs. H. Zaenal Abidin Ahmad, Lc. (KSU Riyadh),

Wakamad Kesiswaan : Aef Saefullah Ahmad, SS. (UIN Bandung),

Wakamad Sarana dan Prasarana : Mahpudin Ahmad, S. Ag. (UIN Bandung),

Bid. Lab. Komputer : H. Dudun Ubaedullah, M. Ag. (UIN Jakarta),

Bid. Administrasi : Eti Marlinah, S. Pd. I (STAIS Jakarta),

Bid. Keuangan : Ade Sa’diyah Ahmad, S. Sos. (UIN Bandung),

Bid. Perpustakaan : Irma Halimah, S. Pd (UIN Bandung),

Dewan Guru :

  1. Muhammad Yunus, S. Pd (UNINUS Bandung),
  2. Siti Maesaroh Ahmad, S. Ag. (STAIDA Jakarta),
  3. Rokayah Abdullah, S. Ag. (UIN Bandung),
  4. Titik Sulistianah, BA (IKIP Semarang),
  5. Eman Sulaeman, S. Ag. (UIN Bandung),
  6. Enung Nur’aeni Ahmad, S. Ag. (UNISBA Bandung),
  7. Drs. H.  Ma’mun Nawawi (UNINUS Bandung),
  8. Yuyu Yulianti, S. Pt. (UNPAD Bandung),
  9. Bangga Heriyanto, S. Sos. (UIN Bandung),
  10. Siti Azizah (Buntet Putri Cirebon),
  11. Siti Komalasari, S. Pd. I (STAIS Jakarta),
  12. Cecep Abdullah, S. Pd. I (UIN Sunan Kalijga Yogyakarta),
  13. Lutviatul Adewiyah (UNSIKA Karawang).

 PRESTASI

  •  Juara Umum Lintas Alam Se-Kwaran Telukjambe Timur
  • Peserta Lomba Tingkat II tingkat Kabupaten Karawang Utusan Telukjambe Timur
  • Peserta Jambore Nasional (JAMNAS) di Jatinangor Sumedang
  • Juara II Invitasi PENCAK SILAT CUP Tingkat SMP

EKSTRA KURIKULER

  • Club MIPA
  • Club Bahasa (Inggris dan Arab)
  • Drumband
  • Pramuka
  • Olahraga
  • Seni Qasyidah
  • Seni Beladiri

Jln.Perum Peruri No. 69 Telp./fax (0267) 643047 Pinayungan Telukjambe Timur

KARAWANG JAWA BARAT 41361 Website: http://www.alfathimiyah.com

PROFIL LENGKAP YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL-FATHIMIYAH (YASPIYAH)

A. PROFIL YASPIYAH

PROFIL YAYASAN
PENDIDIKAN ISLAM AL-FATHIMIYAH

Nama Yayasan

Yayasan Pendidikan Islam Al-FathimiyahLokasi Yayasan
 Jl. Perum Peruri No. 69 Telp. (0267) 643047, Pinayungan Telukjambe Timur Karawang Jawa Barat.
Pendiri Yayasan
H. Achmad Kasum (alm)
KH. Zenal Abidin (alm)
Drs. H. Zaenal Abidin Ahmad AUF, Lc.
Drs. H. Solihin

Tanggal Berdiri Yayasan

 21 September 1992, No. Akta Yayasan 194
Status Tanah Yayasan
Tanah Waqaf dari H. Achmad Kasum Nomor Sertifikat Waqaf No.1440 dan No.
Luas Tanah Yayasan
2.386 M2 dan 8.615 M2
Lembaga Pendidikan
Madrasah Tsanawiyah ( MTs. / SMP )
Madrasah Diniyah ( MD )
TK Al-Qur’an Lanjutan ( TKAL )
TK/TP Al-Qur’an ( TKA / TPA )
Pondok Pesantren ( PONTREN )

SMK Jumlah Guru: 29 orangJumlah Siswa/Santri: 559 siswa/santriGedung Yang sudah ada:

Gedung Madrasah DIniyah
Gedung MTs.
Kantor Madrasah Diniyah
Koperasi
Gedung TKA/TPA
Auditorium
Gedung yang Belum ada:
Asrama Pesantren Putra
Asrama pesantren Putri
Gedung Kantor Yayasan/Pesantren
Moto, Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Strategi
Moto: Iman, Ilmu dan Amal
Visi :”Membentuk Generasi Muslim yang Kaaffah, yaitu generasi muslim yang dapat memahami,
menghayati dan mengamalkan ajaran Islam secara totalitas”
Penjabaran Misi :
Menyelenggarakan proses pendidikan yang berciri khas Islam
dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa.
 Meningkatkan SDM yang berkualitas, sehingga mampu menciptakan
suasana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang kondusif.
Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan yang relevan,
keterampilan yang memadai dan atau karakter yang dapat diandalkan.
Tujuan
“Menciptakan lulusan (output) Yayasan Pendidikan Islam Al-Fathimiyah yang memiliki pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran Islam, dan memiliki dasar ilmu pengetahuan umum dan teknologi yang cukup memadai untuk mewujudkan manusia yang berkualitas yang dilandasi iman dan takwa (imtak) kepada Allah SWT”.Sasaran
Masyarakat Menengah dan masyarakat ekonomi lemah
Anak-anak yatim-piatu atau yatim
1Masyarakat Pendatang

Strategi

Kepemimpinan Ketua Yayasan yang Organizing, Planing, Controling.

Guru dan Pengurus Yayasan yang profesional.

Siswa/Santri yang Islami, giat, semangat, disiplin, ulet dan tekun.

Tenaga administratif yang kreatif.

Sarana dan prasarana yang mendukung dan memadai.

Lingkungan Kampus yang asri.

Lingkungan masyarakat sekitar yang kondusif.

Partisifasi masyarakat, orang tua siswa, praktisi pendidikan, tokoh masyarakat, aparat pemerintah setempat, alumni dan donatur, yang aktif.

12.6.9.  Majlis/Komite Madrasah yang peduli.

Kegiatan lain

Pengajian kaum Ibu (Ahad jam 08.00 WIB)
Pengajian Kaum Bapak (Kamis jam 20.00 WIB)
Pengajian Remaja (Sabtu jam 18.30 WIB)
Forum Silaturrahmi Alumni dan Remaja Masjid
Program Kerja Fisik

Pembangunan Asrama Pesantren PutraTahun 2005-2010 Pembangunan Asrama Pesantren PutriMendirikan Madrasah Ibtidaiyah / SD IslamMendirikan SLA/SMU/SMK/MA

Penyelesaian Masjid Jami’ (Baru Pondasi)

Pembangunan Gedung Lab. Bahasa

Pembangunan Gedung Perpustakaan

Pembangunan Gedung Lab. Komputer

B. SUSUNAN PENGURUS YASPIYAH

Susunan Pengurus
Yayasan Pendidikan Islam Al-Fathimiyah
Periode 2005 – 2010
Pelindung
Camat Telukjambe Timur
Kepala Desa Pinayungan
Penasehat
H. Abdurrahman
Direktur 
Drs. H. Zaenal Abidin Ahmad, Lc.
Wakil
Drs. Tajudin Ahmad
Sekretaris Umum
Mahpudin Ahmad, S. Ag.
Wakil
Aef Saefulloh Ahmad, S. Sas.
Bendahara 
Siti Maesaroh Ahmad, S. Ag.
Wakil
Enung Nur’aeni Ahmad, S. Ag.
Ketua Divisi Tata Usaha dan Rumah Tangga
Muhammad Yunus
Sekretaris
Eti Marlinah
Ketua Divisi Perlengkapan
H. Rasam
Sekretaris
Maman Firmansyah
Ketua Divisi Keuangan
Rokayah Abdullah, S. Ag.
Sekretaris
Ade Sa’diyah Ahmad
Ketua Divisi Pengembangan Usaha
Muhidin
Sekretaris
Dadang Kusmana, S. Ag.
Ketua Divisi Sarana Ibadah
H. Khatib
Sekretaris
Umay Suwitna
Ketua Divisi Pendidikan dan Dakwah
Eman Sulaeman, S. Ag.
Sekretaris
Siti Komalasari
Ketua Divisi Kepemudaan
Andi Sugandi
Sekretaris
Cecep Abdullah
Ketua Divisi Keputrian
Siti Azizah
Sekretaris
Maemunah
Ketua Divisi Kemasyarakatan
H. Icang
Sekretaris
Endang Solihin
Karawang, 15 Juni 2008

C. LEMBAGA PENDIDIKAN DILINGKUNGAN YASPIYAH

  1. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
  2. Madrasah Tsanawiyah (MTs.?/SMP)
  3. Diniyah Takmiliyah Wustho’ (DTW)
  4. Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (DTA)
  5. Pondok Pesantren (PONTREN)
  6. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ)
  7. Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an Lanjutan (TKQL)
  8. Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKQ)

Sumber : http://www.alfathimiyah.com

DAFTAR NAMA-NAMA MENTERI RI (KABINET INDONESIA BERSATU JILID II)

Mei 8, 2012 15 komentar
Daftar Nama Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II Setelah Reshuffle

Ada yang masih perduli dengan nama-nama menterinya? Moga masih ada yang perduli. Jika tidak maka sia-sialah saya meng-copas Nama-nama Menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II setelah Reshuffle ini.

Memang akhir-akhir ini sudah terjadi pergeseran nuansa tentang pejabat negara. Jika dulu saat masih sekolah di SD, dengan bangganya para siswa jika hapal nama-nama menterinya. Sekarang, bisa terjadi kebalikannya. Ketabrak menteri di jalan malah gak nyadar kalo itu menteri.

Berikut Daftar Nama Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II Setelah Reshuffle

  1. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
  2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Hatta Rajasa
  3. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat: Agung Laksono
  4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
  5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
  6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
  7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
  8. Menteri Hukum dan HAM: Amir Sjamsuddin (menggantikan Patrialis Akbar)
  9. Menteri Keuangan: Agus Martowardjojo
  10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Jero Wacik (menggantikan Darwin Zahedy Saleh)
  11. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
  12. Menteri Perdagangan: Gita Wirjawan (menggantikan Mari Elka Pangestu)
  13. Menteri Pertanian: Suswono
  14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
  15. Menteri Perhubungan: EE Mangindaan (menggantikan Freddy Numberi)
  16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Tjitjip Sutardjo (menggantikan Fadel Muhammad)
  17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
  18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
  19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
  20. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: M Nuh
  21. Menteri Sosial: Salim Segaf Aljufrie
  22. Menteri Agama: Suryadharma Ali
  23. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Mari Elka Pangestu (menggantikan Jero Wacik)
  24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
  25. Menneg Riset dan Teknologi: Gusti Mohammad Hatta (menggantikan Suharna Surapranata)
  26. Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
  27. Menneg Lingkungan Hidup: Beerth Kambuaya (menggantikan Gusti Moh Hatta)
  28. Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar
  29. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Azwar Abubakar (menggantikan EE Mangindaan)
  30. Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
  31. Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
  32. Menneg BUMN: Dahlan Iskan (menggantikan Mustafa Abubakar)
  33. Menneg Perumahan Rakyat: Djan Faridz (menggantikan Suharso Manoarfa)
  34. Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng

Nama Pejabat Negara:

  1. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto
  2. Kepala BIN (Badan Intelijen Negara): Letjen TNI Marciano Norman (menggantikan Jenderal Pol Purn Sutanto)
  3. Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal): Fuad Rahmani (menggantikan Gita Wirjawan)

Nama Wakil Menteri

  1. Wakil Menteri Pertanian: Rusman Heriawan.
  2. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan: Wiendu Nuryanti
  3. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan: Musliar Kasim
  4. Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Eko Prasodjo
  5. Wakil Menteri Keuangan: Mahendra Siregar (sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Perdagangan)
  6. Wakil Menteri Perdagangan: Bayu Krisnamurthi (sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian)
  7. Wakil Menteri BUMN: Mahmuddin Yasin (sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN)
  8. Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron
  9. Wakil Menteri Luar Negeri Wardana
  10. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sapta Nirwandar
  11. Wakil Menteri ESDM: Widjajono Partowidagdo
  12. Wakil Menteri Agama: Nasaruddin Umar
  13. Wakil Menteri Hukum dan HAM: Denny Indrayana

Sebelumnya, Presiden juga telah menetapkan wakil menteri di bawah ini:

  1. Wakil Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
  2. Wakil Menteri Perindustrian: Alex Retraubun
  3. Wakil Menteri Perhubungan: Bambang Susantono
  4. Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Lukita Dinarsyah Tuwo
  5. Wakil Menteri Keuangan: Anny Ratnawati
  6. Wakil Menteri Pekerjaan Umum: Hermanto Dardak

Dicopas dari:

http://forum.detik.com/kabinet-indonesia-prihatin-jilid-ii-revisi-b-yang-sangat-memprihatinkan-t299742.html

HARI BURUH (MAY DAY) 2012

“May Day” Damai, Presiden Beri Apresiasi
Selasa, 1 Mei 2012 | 17:49 WIB
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESBuruh berunjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (1/5/2012). Aksi yang dilakukan bertepatan dengan Hari Buruh Internasional ini dikuti oleh ribuan buruh dari wilayah Jabodetabek. Dalam aksinya mereka menuntut pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan buruh hingga memberikan jaminan kesehatan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan apresiasi kepada semua elemen buruh yang turun ke jalan guna merayakan Hari Buruh Internasional, Selasa (1/5/2012).

Unjuk rasa yang dilakukan buruh, di antaranya menuntut kenaikan upah minimum regional (UMR) dan penghapusan outsourcing, berjalan damai. Menurut Presiden, hal ini dapat menjadi contoh praktik terbaik sebuah demokrasi yang dibangun dari arus bawah.

“Hari ini kita semua menerima hadiah yang sangat istimewa dari buruh. Pengerahan massa tidak identik dengan rusuh dan kekerasan. Kita juga mendapat pesan yang sangat jelas bahwa buruh dapat menjadi model bagi tegaknya dua hal, kebebasan dan ketertiban umum. Buruh telah membuktikan bahwa keduanya dapat bersanding,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa, kepada para wartawan, Selasa.

Daniel mengatakan, Kepala Negara menganggap tertibnya unjuk rasa pada Hari Buruh Internasional adalah buah manis yang dipetik dari perkembangan demokrasi. Daniel juga mengatakan, seluruh komponen bangsa, termasuk elite politik, patut mencontoh apa yang diperlihatkan buruh pada hari ini.

Unjuk rasa dilakukan puluhan ribu buruh terpusat, di antaranya, di Istana Negara, Bundaran Hotel Indonesia, DPR, dan Bandara Soekarno-Hatta.

Terkait hal ini, Polri menyiapkan dua pertiga dari kekuatan setiap satuan wilayah, seperti polda dan polres. Mabes Polri juga menyiapkan 20 satuan setingkat kompi (SSK) anggota Brimob.

Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, Polda Metro Jaya menyiapkan 14 SSK anggota Brimob, Sabhara 7 SSK, anggota Polres 6.000 personel, dan anggota TNI sebanyak 15 SSK.

SUMBER : KOMPAS.COM

TERKAIT:

BIOGRAFI LENGKAP CRISTIANO RONALDO (C7)

Cristiano Ronaldo

Nama Lengkap : Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro
Tempat Lahir : Funchal, Madeira, Portugal
Tanggal Lahir : 5 Pebruari 1985
Kebangsaan : Portugal
Posisi : Penyerang
Bermain di Klub : Real Madrid

Cristiano Ronaldo lahir di Funchal, Madeira, Portugal pada 5 Pebruari 1985. Pemain bernama lengkap Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro itu memegang rekor sebagai pemain termahal di dunia ketika ditransfer Real Madrid dari Manchester United pada musim panas 2009 senilai 132 juta dolar atau lebih dari 1,3 triliun rupiah.

Pemain yang menjadi kapten timnas Portugal itu meraih masa keemasan ketika bergabung dengan Manchester United tahun 2003 dari klub profesional pertamanya di Portugal, Sporting Lisbon, yang menjadikannya pemain Portugal pertama di Old Trafford dengan transfer “hanya” 12,24 juta pounds.

Ronaldo yang awalnya memilih nomor punggu 28 di Manchester United tetapi diberi nomor 7 oleh Sir Alex Ferguson itu menjalani debutnya bagi Setan Merah di Premiership ketika menang 4-0 atas Bolton dan mencetak gol perdananya di Inggris ketika mengalahkan Portsmouth 3-0 pada 1 November 2003.

Ronaldo mencetak gol keseribu Premiership pada 29 Oktober 2005 saat kalah 1-4 dari Middlesbrough dan di tahun yang sama Ronaldo meraih gelar Pemain Muda Terbaik tahun 2005.

Pada bulan November dan Desember 2006, Ronaldo berturut-turut menerima penghargaan sebagai pemain terbaik Premiership yang menjadikannya pemain ketiga yang meraih rekor tersebut setelah Dennis Bergkamp tahun 1997 dan Robbie Fowler tahun 1996.

Ronaldo mencetak gol ke 50 bagi Manchester United pada 5 Mei 2007 saat menghadapi rival satu kota mereka, Manchester City. Pada tahun yang sama, Setan Merah meraih gelar juara Premiership pertama mereka dalam empat tahun terakhir dan Ronaldo kembali memenangkan gelar Pemain Muda Terbaik.

Rumor ketertarikan raksasa Spanyol, Real Madrid, pada Ronaldo pertama kali muncul pada akhir musim 2006-2007 dengan tawaran awal senilai 80 juta euro. Namun tawaran itu dimentahkan United dengan perpanjangan kontrak Ronaldo selama lima tahun degnan gaji senilai 120 ribu pounds per pekan.

Tahun 2007 menjadi awal Ronaldo mengukuhkan dirinya sebagai pemain terbaik di Inggris, Eropa, dan dunia dengan meraih beragam gelar, mulai Pemain Terbaik Premiership, Pemain Muda Terbaik, Pemain Terbaik Pilihan versi Pemain Profesional Inggris.

Pada tahun 2007, Ronaldo menjadi runnerup peraih Ballon d’Or (Pemain Terbaik Eropa) di bawah pemain AC Milan yang kelak menjadi rekan satu timnya di Real Madrid, Kaka. Ronaldo juga meraih penghargaan di tempat ketiga sebagai Pemain Terbaik FIFA setelah Kaka dan Lionel Messi.

Ronaldo mencetak hattrick pertamanya bagi Manchester United pada 12 Januari 2008 saat Setan Merah menggulung Newcastle United dengan skor 6-0.

Untuk pertama kalinya dalam karir bersama Manchester United, Ronaldo menjabat sebagai kapten pada 19 Maret 2008 saat mencetak dua gol kemenangan United atas Bolton. Gol keduanya merupakan gol ke 33 Ronaldo di semua kompetisi musim itu yang membuat Ronaldo melampaui rekor George Best dalam 40 tahun dengan total 32 gol musim 1967-1968. Produktivitas tinggi Ronaldo membuatnya meraih Sepatu Emas Eropa tahun 2008, unggul delapan gol dari striker Mallorca, Dani Guiza.

Total, Ronaldo mencetak 42 gol di semua kompetisi musim 2007-08 dan hanya terpaut empat gol dengan rekor Denis Law yang mencetak 46 gol musim 1963-64.

Gelar individual Ronaldo musim 2007-08 makin sempurna dengan prestasi Manchester United menjuarai Liga Champions dengan mengalahkan Chelsea pada final di Moscow. Ronaldo mencetak satu gol United ke gawang Petr Cech pada waktu normal sebelum Chelsea menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hingga pertandingan berakhir dan United memastikan gelar juara melalui adu penalti.

Memasuki musim 2008, performa Ronaldo sedikit menurut karena selain didera cedera, rumor kepindahannya ke Real Madrid terus menggelinding bagai bola salju. Saling klaim dan serang di media antara Real Madrid dan Manchester United menjadi headline setiap media Inggris hampir sepanjang hari awal musim 2008-2009.

Pasca pulih dari cedera, Ronaldo masih menunjukkan ketajamannya untuk United, salah satunya dengan mencetak golnya yang ke 100 dan 101 saat menang 5-0 atas tim promosi, Stoke City. Ronaldo tercatat telah mencetak gol ke 19 kontestan Liga Inggris.

Pada 2 Desember 2008, Ronaldo menerima penghargaan Pemain Terbaik Eropa (Ballon d’Or) sebagai pemain pertama Manchester United yang menerimanya setelah George Best tahun 1968.

Ronaldo sempat mengalami kecelakaan ketika mengendarai mobilnya, Ferrari 599 GTB Fiorano, di sebuah terowongan dekat bandara Manchester, namun Ronaldo selamat dari kecelakaan tersebut dan hanya mengalami cedera ringan. Empat hari setelah kecelakaan tersebut, Ronaldo menjadi pemain pertama dalam sejarah Manchester United yang menjadi Pemain Terbaik Dunia versi FIFA dan menjadi pemain Portugal kedua setelah Luis Figo tahun 2001.

Pada second leg perempat final menghadapo Porto, Ronaldo mencetak gol dari jarak 40 meter yang disebut Ronaldo sebagai gol terbaik yang pernah dicetak sepanjang karirnya.

Di final Liga Champions 2008/09 menghadapi Barcelona di Olimpico, Roma, Ronaldo tampil under perform dan kalah 0-2. Pada bulan Juni 2009, Manchester United menerima tawaran sebesar 80 juta pounds dari Real Madrid setelah Ronaldo menyatakan keinginannya untuk meninggalkan klub.

Ketika meninggalkan United, Ronaldo berterima kasih kepada Sir Alex Ferguson dengan mengatakan, “Dia adalah ayahku di olah raga, salah satu faktor penting dan sangat berpengaruh dalam karirku,”

Pada 26 Juni 2009, Real Madrid resmi mengumumkan transfer Ronaldo dan diperkenalkan kepada publik di Santiago Barnebeu pada 6 Juli 2009 dengan kostum bernomor punggung 9 yang sebelumnya dikenakan pemain asal Argentina, Javier Saviola. Acara perkenalan Ronaldo dihadiri legenda hidup Madrid, Alfredo di Stefano, dan disambut oleh 80 ribu pendukung Los Merengues di Santiago Barnebu, melebihi rekor Diego Maradona di Napoli yang dihadidi 75 ribu pada tahun 1984.

Ronaldo mencetak gol pertama untuk Real Madrid di La Liga saat melakukan debut menghadapi Deportivo La Coruna dan mencetak dua gol bagi Real Madrid pada matchday pertama Liga Champions menghadapi FC Zurich.

Di tim nasional Portugal, Ronaldo melakukan debut saat menang 1-0 atas Kazakhstan, 20 Agustus 2003. Ronaldo tampil di Piala Eropa 2004 dengan mencetak dua gol di babak penyisihan grup dan semi final. Meski gagal membawa Portugal menjadi juara karena dikalahkan Yunani di final, Ronaldo tetap terpilih sebagai tim terbaik turnamen. Ronaldo juga tampil bersama Portugal di Olimpiade 2004.

Pada kualifikasi Piala Dunia 2006, Ronaldo merupakan pencetak gol terbanyak kedua dengan tujuh gol meski pada putaran final di Jerman Ronaldo hanya mencetak satu gol menghadapi Iran di titik penalti.

Ketika mengahadapi Inggris di perempat final, Ronaldo terlibat insiden dengan pemain Inggris yang merupakan rekan satu timnya di Manchester United, Wayne Rooney, dengan memprovokasi wasit Horacio Elizondo untuk memberi kartu merah kepada Rooney. Dari tayangan ulang, Ronaldo terlihat mengedipkan mata pada Rooney meski wasit mengklarifikasi bahwa kartu merah murni karena pelanggaran Rooney dan bukan karena intimidasi Ronaldo.

Insiden tersebut memancing kemarahan media Inggris dan membuat spekulasi kepindahan Cristiano Ronaldo ke Real Madrid. Dalam sebuah wawancara dengan harian ternama Spanyol, Marca, Ronaldo mengaku telah meminta kepada Manchester United untuk melepasnya ke Real Madrid.

Sehari setelah ulang tahunnya ke 22, Ronaldo untuk pertama kalinya Ronaldo menjabat sebagai kapten timnas Portugal pada pertandingan uji coba menghadapi Brazil, 6 Pebruari 2007. Sejak timnas Portugal dilatih oleh Carlos Queiroz pasca Piala Eropa 2008, Ronaldo selalu menjadi pilihan pertama sebagai kapten Seleccao das Quinas.

Pada kualifikasi Piala Eropa 2008, Ronaldo mencetak delapan gol yang membuatnya menjadi runner up pencetak gol terbanyak di bawah striker Polandia, Ebi Smolarek. Ketajaman Ronaldo di kualifikasi tidak berlanjut di putaran final ketika Portugal tersingkir di perempat final oleh Jerman.

Cedera saat memperkuat Real Madrid membuat Ronaldo absen memperkuat Portugal pada dua laga krusial playoff Piala Dunia Zona Eropa menghadapi Bosnia-Herzegovina. Namun meski tidak diperkuat Ronaldo, Portugal tetap memastikan diri lolos ke Afrika Selatan dengan skor agregat 2-0. Aksi-aksi Ronaldo pun kini ditunggu di Piala Dunia 2010.

SUMBER : BOLA.NET
INFO SELENGKAPNYA

SEJARAH HARI BURUH (MAY DAY)

Hari Buruh pada umumnya dirayakan pada tanggal 1 Mei, dan dikenal dengan sebutan May Day. Hari buruh ini adalah sebuah hari libur (di beberapa negara) tahunan yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.

Sejarah Hari Buruh

May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.

Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi di tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.

Ada dua orang yang dianggap telah menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja, Peter McGuire dan Matthew Maguire, seorang pekerja mesin dari Paterson, New Jersey. Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja melakukan aksi mogok untuk menuntut mengurangan jam kerja. McGuire lalu melanjutkan dengan berbicara dengan para pekerja and para pengangguran, melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur. McGuire menjadi terkenal dengan sebutan “pengganggu ketenangan masyarakat”.

Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. Louis, Missouri dan memulai untuk mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya didirikanlah sebuah persatuan yang terdiri atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari “United Brotherhood of Carpenters and Joiners of America”. Ide untuk mengorganisasikan pekerja menurut bidang keahlian mereka kemudian merebak ke seluruh negara. McGuire dan para pekerja di kota-kota lain merencanakan hari libur untuk Para pekerja di setiap Senin Pertama Bulan September di antara Hari Kemerdekaan dan hari Pengucapan Syukur.

Pada tanggal 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama diadakan di kota New York dengan peserta 20.000 orang yang membawa spanduk bertulisan 8 jam kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi. Maguire dan McGuire memainkan peran penting dalam menyelenggarakan parade ini. Dalam tahun-tahun berikutnya, gagasan ini menyebar dan semua negara bagian merayakannya.

Pada 1887, Oregon menjadi negara bagian pertama yang menjadikannya hari libur umum. Pada 1894. Presider Grover Cleveland menandatangani sebuah undang-undang yang menjadikan minggu pertama bulan September hari libur umum resmi nasional.

Kongres Internasional Pertama diselenggarakan pada September 1866 di Jenewa, Swiss, dihadiri berbagai elemen organisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini menetapkan sebuah tuntutan mereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang sebelumnya (masih pada tahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: Sebagaimana batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat, maka kongres mengubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh dunia.

Satu Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada Konggres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions untuk, selain memberikan momen tuntutan delapan jam sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872 [1], menuntut delapan jam kerja di Amerika Serikat dan diberlakukan mulai 1 Mei 1886.

Peristiwa Haymarket

Artikel utama Kerusuhan Haymarket

Peristiwa Haymarket, Polisi menembaki para demonstran disusul dengan perlawanan dari kaum buruh.

Pada tanggal 1 Mei tahun 1886, sekitar 400.000 buruh di Amerika Serikat mengadakan demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pengurangan jam kerja mereka menjadi 8 jam sehari. Aksi ini berlangsung selama 4 hari sejak tanggal 1 Mei.

Pada tanggal 4 Mei 1886. Para Demonstran melakukan pawai besar-besaran, Polisi Amerika kemudian menembaki para demonstran tersebut sehingga ratusan orang tewas dan para pemimpinnya ditangkap kemudian dihukum mati, para buruh yang meninggal dikenal sebagai martir. Sebelum peristiwa 1 Mei itu, di berbagai negara, juga terjadi pemogokan-pemogokan buruh untuk menuntut perlakukan yang lebih adil dari para pemilik modal.

Kongres Sosialis Dunia

Pada bulan Juli 1889, Kongres Sosialis Dunia yang diselenggarakan di Paris menetapkan peristiwa di AS tanggal 1 Mei itu sebagai hari buruh sedunia dan mengeluarkan resolusi berisi:

Sebuah aksi internasional besar harus diorganisir pada satu hari tertentu dimana semua negara dan kota-kota pada waktu yang bersamaan, pada satu hari yang disepakati bersama, semua buruh menuntut agar pemerintah secara legal mengurangi jam kerja menjadi 8 jam per hari, dan melaksanakan semua hasil Kongres Buruh Internasional Perancis.

Resolusi ini mendapat sambutan yang hangat dari berbagai negara dan sejak tahun 1890, tanggal 1 Mei, yang diistilahkan dengan May Day, diperingati oleh kaum buruh di berbagai negara, meskipun mendapat tekanan keras dari pemerintah mereka.

Hari buruh di Indonesia

Jurnalis Juga Buruh, 1 Mei 2007 di Jakarta

Indonesia pada tahun 1920 juga mulai memperingati hari Buruh tanggal 1 Mei ini.

Ibarruri Aidit (putri sulung D.N. Aidit) sewaktu kecil bersama ibunya pernah menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Uni Sovyet, sesudah dewasa menghadiri pula peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 1970 di Lapangan Tian An Men RRC pada peringatan tersebut menurut dia hadir juga Mao Zedong, Pangeran Sihanouk dengan istrinya Ratu Monique, Perdana Menteri Kamboja Pennut, Lin Biao (orang kedua Partai Komunis Tiongkok) dan pemimpin Partai Komunis Birma Thaksin B Tan Tein.[2]

Tapi sejak masa pemerintahan Orde Baru hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, dan sejak itu, 1 Mei bukan lagi merupakan hari libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi. Ini disebabkan karena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis yang sejak kejadian G30S pada 1965 ditabukan di Indonesia.

Semasa Soeharto berkuasa, aksi untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversif, karena May Day selalu dikonotasikan dengan ideologi komunis. Konotasi ini jelas tidak pas, karena mayoritas negara-negara di dunia ini (yang sebagian besar menganut ideologi nonkomunis, bahkan juga yang menganut prinsip antikomunis), menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Labour Day dan menjadikannya sebagai hari libur nasional.

Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota.

Kekhawatiran bahwa gerakan massa buruh yang dimobilisasi setiap tanggal 1 Mei membuahkan kerusuhan, ternyata tidak pernah terbukti. Sejak peringatan May Day tahun 1999 hingga 2006 tidak pernah ada tindakan destruktif yang dilakukan oleh gerakan massa buruh yang masuk kategori “membahayakan ketertiban umum”. Yang terjadi malahan tindakan represif aparat keamanan terhadap kaum buruh, karena mereka masih berpedoman pada paradigma lama yang menganggap peringatan May Day adalah subversif dan didalangi gerakan komunis.

2006

Aksi May Day 2006 terjadi di berbagai kota di Indonesia, seperti di Jakarta, Lampung, Makassar, Malang, Surabaya, Medan, Denpasar, Bandung, Semarang, Samarinda, Manado, dan Batam.

Di Jakarta unjuk rasa puluhan ribu buruh terkonsentrasi di beberapa titik seperti Bundaran HI dan Parkir Timur Senayan, dengan sasaran utama adalah Gedung MPR/DPR di Jalan Gatot Subroto dan Istana Negara atau Istana Kepresidenan. Selain itu, lebih dari 2.000 buruh juga beraksi di Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Buruh yang tergabung dalam aksi di Jakarta datang dari sejumlah kawasan industri di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang tergabung dalam berbagai serikat atau organisasi buruh. Mereka menolak revisi Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang banyak merugikan kalangan buruh.[3]

2007

Pawai Hari Buruh 1 Mei 2007 di Jakarta

Di Jakarta, ribuan buruh, mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat turun ke jalan. Berbagai titik di Jakarta dipenuhi para pengunjuk rasa, seperti Kawasan Istana Merdeka, Gedung MPR-DPR-DPD, Gedung Balai Kota dan DPRD DKI, Gedung Depnaker dan Disnaker DKI, serta Bundaran Hotel Indonesia.

Di Yogyakarta, ratusan mahasiswa dan buruh dari berbagai elemen memenuhi Kota Yogyakarta. Simpang empat Tugu Yogya dijadikan titik awal pergerakan. Buruh dan mahasiswa berangkat dari titik simpul Tugu Yogya menuju depan Kantor Pos Yogyakarta. Di Solo, aksi dimulai dari Perempatan Panggung yang dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Bundaran Gladag sejauh 3 km untuk menggelar orasi lalu berbelok menuju Balaikota Surakarta yang terletak beberapa ratus meter dari Gladag. Aksi serupa juga digelar oleh dua ratusan buruh di Sukoharjo. Massa aksi tersebut mendatangi Kantor Bupati dan Kantor DPRD Sukoharjo. Di Bandung, para buruh melakukan aksi di Gedung Sate dan bergerak menuju Polda Jawa Barat dan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Jawa Barat. Di Serang, ruas jalan menuju Pandeglang, Banten, lumpuh sejak pukul 10.00 WIB. Sekitar 10.000 buruh yang tumplek di depan Gedung DPRD Banten memblokir Jalan Palima. Di Semarang, ribuan buruh berunjuk rasa secara bergelombang sejak pukul 10.00 WIB. Mengambil start di depan Masjid Baiturrahman di Kawasan Simpang Lima, Kampus Undip Pleburan, dan Bundaran Air Mancur di Jalan Pahlawan, lalu menuju gedung DPRD Jawa Tengah. Sekitar 2 ribu buruh di kota Makassar mengawali aksinya dengan berkumpul di simpang Tol Reformasi. Dari tempat tersebut, mereka kemudian berjalan kaki menuju kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo. Di kota Palembang, aksi buruh dipusatkan di lapangan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). Di Sidoarjo, ratusan buruh yang melakukan aksi di Gedung DPRD Sidoarjo, Jawa Timur. Ribuan buruh di Pekalongan melakukan demo mengelilingi Kota Pekalongan. Aksi dimulai dari Alun-alun Pekauman Kota Pekalongan, melewati jalur pantura di Jalan Hayam Wuruk, dan berakhir di halaman Gedung DPRD Kota Pekalongan. Longmarch dilakukan sepanjang sekitar enam kilometer. Di Medan, sekitar 5 ribu buruh mendatangi DPRD Sumut dan Pengadilan Negeri Medan.

Pawai Hari Buruh 1 Mei 2008 di Jakarta

2008

Sekitar 20 ribu buruh melakukan aksi longmarch menuju Istana Negara pada peringatan May Day 2008 di Jakarta. Mereka berkumpul sejak pukul 10 pagi di Bundaran Hotel Indonesia.

Sementara itu 187 aktivis Jaringan Anti Otoritarian dihadang dan ditangkap dengan tindakan represif oleh personel Polres Jakarta Selatan seusai demonstrasi di depan Wisma Bakrie, saat hendak bergabung menuju bundaran HI [4]. Di Depok, 5 truk rombongan buruh yang hendak menuju Jakarta ditahan personel Polres Depok. Di Medan, polisi melarang aksi demonstrasi dengan alasan hari raya Kenaikan Isa Almasih. Aksi buruh di Yogyakarta juga dihadang Forum Anti Komunis Indonesia. [5]

Aksi ini dilakukan oleh pelbagai organisasi buruh yang tergabung Aliansi Buruh Menggugat dan Front Perjuangan Rakyat, serta diikuti berbagai serikat buruh dan organisasi lain, seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Buruh Putri Indonesia, Kesatuan Alinasi Serikat Buruh Independen (KASBI), Serikat Pekerja Carrefour Indonesia, Serikat Buruh Jabotabek (SBJ), komunitas waria, organ-organ mahasiswa dan lain sebagainya. [6]

Pawai Hari Buruh 2009 di Jakarta

2009

Belasan ribu buruh, aktivis dan mahasiswa dari berbagai elemen dan organisasi memperingati Hari Buruh Sedunia dengan melakukan aksi longmarch dari Bundaran HI menuju Istana Negara, Jakarta. Aksi ini tergabung dalam dua organisasi payung, Front Perjuangan Rakyat (FPR) dan Aliansi Buruh Menggugat (ABM). Ribuan buruh yang tergabung dalam ABM, tertahan dan dihadang oleh ratusan aparat kepolisian sekitar 500 meter dari Istana. [7]

2010

Bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, ribuan pengunjuk rasa melakukan unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Dari Bundaran HI, mereka kemudian bergerak ke depan Istana Negara.[8]. Mereka menuntut akan jaminan sosial bagi buruh. Kalangan buruh menganggap penerapan jaminan sosial saat ini masih diskriminatif, terbatas, dan berorientasi keuntungan. [9]

Di depan Istana, sempat terjadi kericuhan yang berlangsung sekitar 15 menit pada pukul 14.00 WIB. Petugas kepolisian mengamankan dua orang pengunjuk rasa untuk dimintai keterangan. Menurut Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Edward Aritonang, kedua demonstran tersebut berasal dari salah satu lembaga antikorupsi, KAPAK (Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi). Setelah insiden itu, secara umum kondisi aksi unjuk rasa berjalan kondusif kembali hingga selesainya aksi pada pukul 16.00 WIB.[10]

2011

Ribuan buruh Indonesia merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day, Minggu (01/05) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Mereka menyerukan adanya kepastian jaminan sosial bagi para buruh di Indonesia sambil meneriakkan yel-yel perjuangan seperti “Hidup Buruh” dan “Berikan Hak-Hak Buruh,” serta mereka berpawai menuju Istana Negara.[11]

SUMBER : WIKIPEDIA

%d blogger menyukai ini: