Arsip

Posts Tagged ‘Pendidikan’

PROFIL LENGKAP YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL-FATHIMIYAH (YASPIYAH)

A. PROFIL YASPIYAH

PROFIL YAYASAN
PENDIDIKAN ISLAM AL-FATHIMIYAH

Nama Yayasan

Yayasan Pendidikan Islam Al-FathimiyahLokasi Yayasan
 Jl. Perum Peruri No. 69 Telp. (0267) 643047, Pinayungan Telukjambe Timur Karawang Jawa Barat.
Pendiri Yayasan
H. Achmad Kasum (alm)
KH. Zenal Abidin (alm)
Drs. H. Zaenal Abidin Ahmad AUF, Lc.
Drs. H. Solihin

Tanggal Berdiri Yayasan

 21 September 1992, No. Akta Yayasan 194
Status Tanah Yayasan
Tanah Waqaf dari H. Achmad Kasum Nomor Sertifikat Waqaf No.1440 dan No.
Luas Tanah Yayasan
2.386 M2 dan 8.615 M2
Lembaga Pendidikan
Madrasah Tsanawiyah ( MTs. / SMP )
Madrasah Diniyah ( MD )
TK Al-Qur’an Lanjutan ( TKAL )
TK/TP Al-Qur’an ( TKA / TPA )
Pondok Pesantren ( PONTREN )

SMK Jumlah Guru: 29 orangJumlah Siswa/Santri: 559 siswa/santriGedung Yang sudah ada:

Gedung Madrasah DIniyah
Gedung MTs.
Kantor Madrasah Diniyah
Koperasi
Gedung TKA/TPA
Auditorium
Gedung yang Belum ada:
Asrama Pesantren Putra
Asrama pesantren Putri
Gedung Kantor Yayasan/Pesantren
Moto, Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Strategi
Moto: Iman, Ilmu dan Amal
Visi :”Membentuk Generasi Muslim yang Kaaffah, yaitu generasi muslim yang dapat memahami,
menghayati dan mengamalkan ajaran Islam secara totalitas”
Penjabaran Misi :
Menyelenggarakan proses pendidikan yang berciri khas Islam
dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa.
 Meningkatkan SDM yang berkualitas, sehingga mampu menciptakan
suasana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang kondusif.
Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan yang relevan,
keterampilan yang memadai dan atau karakter yang dapat diandalkan.
Tujuan
“Menciptakan lulusan (output) Yayasan Pendidikan Islam Al-Fathimiyah yang memiliki pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran Islam, dan memiliki dasar ilmu pengetahuan umum dan teknologi yang cukup memadai untuk mewujudkan manusia yang berkualitas yang dilandasi iman dan takwa (imtak) kepada Allah SWT”.Sasaran
Masyarakat Menengah dan masyarakat ekonomi lemah
Anak-anak yatim-piatu atau yatim
1Masyarakat Pendatang

Strategi

Kepemimpinan Ketua Yayasan yang Organizing, Planing, Controling.

Guru dan Pengurus Yayasan yang profesional.

Siswa/Santri yang Islami, giat, semangat, disiplin, ulet dan tekun.

Tenaga administratif yang kreatif.

Sarana dan prasarana yang mendukung dan memadai.

Lingkungan Kampus yang asri.

Lingkungan masyarakat sekitar yang kondusif.

Partisifasi masyarakat, orang tua siswa, praktisi pendidikan, tokoh masyarakat, aparat pemerintah setempat, alumni dan donatur, yang aktif.

12.6.9.  Majlis/Komite Madrasah yang peduli.

Kegiatan lain

Pengajian kaum Ibu (Ahad jam 08.00 WIB)
Pengajian Kaum Bapak (Kamis jam 20.00 WIB)
Pengajian Remaja (Sabtu jam 18.30 WIB)
Forum Silaturrahmi Alumni dan Remaja Masjid
Program Kerja Fisik

Pembangunan Asrama Pesantren PutraTahun 2005-2010 Pembangunan Asrama Pesantren PutriMendirikan Madrasah Ibtidaiyah / SD IslamMendirikan SLA/SMU/SMK/MA

Penyelesaian Masjid Jami’ (Baru Pondasi)

Pembangunan Gedung Lab. Bahasa

Pembangunan Gedung Perpustakaan

Pembangunan Gedung Lab. Komputer

B. SUSUNAN PENGURUS YASPIYAH

Susunan Pengurus
Yayasan Pendidikan Islam Al-Fathimiyah
Periode 2005 – 2010
Pelindung
Camat Telukjambe Timur
Kepala Desa Pinayungan
Penasehat
H. Abdurrahman
Direktur 
Drs. H. Zaenal Abidin Ahmad, Lc.
Wakil
Drs. Tajudin Ahmad
Sekretaris Umum
Mahpudin Ahmad, S. Ag.
Wakil
Aef Saefulloh Ahmad, S. Sas.
Bendahara 
Siti Maesaroh Ahmad, S. Ag.
Wakil
Enung Nur’aeni Ahmad, S. Ag.
Ketua Divisi Tata Usaha dan Rumah Tangga
Muhammad Yunus
Sekretaris
Eti Marlinah
Ketua Divisi Perlengkapan
H. Rasam
Sekretaris
Maman Firmansyah
Ketua Divisi Keuangan
Rokayah Abdullah, S. Ag.
Sekretaris
Ade Sa’diyah Ahmad
Ketua Divisi Pengembangan Usaha
Muhidin
Sekretaris
Dadang Kusmana, S. Ag.
Ketua Divisi Sarana Ibadah
H. Khatib
Sekretaris
Umay Suwitna
Ketua Divisi Pendidikan dan Dakwah
Eman Sulaeman, S. Ag.
Sekretaris
Siti Komalasari
Ketua Divisi Kepemudaan
Andi Sugandi
Sekretaris
Cecep Abdullah
Ketua Divisi Keputrian
Siti Azizah
Sekretaris
Maemunah
Ketua Divisi Kemasyarakatan
H. Icang
Sekretaris
Endang Solihin
Karawang, 15 Juni 2008

C. LEMBAGA PENDIDIKAN DILINGKUNGAN YASPIYAH

  1. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
  2. Madrasah Tsanawiyah (MTs.?/SMP)
  3. Diniyah Takmiliyah Wustho’ (DTW)
  4. Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (DTA)
  5. Pondok Pesantren (PONTREN)
  6. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ)
  7. Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an Lanjutan (TKQL)
  8. Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKQ)

Sumber : http://www.alfathimiyah.com

DAFTAR NAMA-NAMA MENTERI RI (KABINET INDONESIA BERSATU JILID II)

Mei 8, 2012 15 komentar
Daftar Nama Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II Setelah Reshuffle

Ada yang masih perduli dengan nama-nama menterinya? Moga masih ada yang perduli. Jika tidak maka sia-sialah saya meng-copas Nama-nama Menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II setelah Reshuffle ini.

Memang akhir-akhir ini sudah terjadi pergeseran nuansa tentang pejabat negara. Jika dulu saat masih sekolah di SD, dengan bangganya para siswa jika hapal nama-nama menterinya. Sekarang, bisa terjadi kebalikannya. Ketabrak menteri di jalan malah gak nyadar kalo itu menteri.

Berikut Daftar Nama Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II Setelah Reshuffle

  1. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
  2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Hatta Rajasa
  3. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat: Agung Laksono
  4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
  5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
  6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
  7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
  8. Menteri Hukum dan HAM: Amir Sjamsuddin (menggantikan Patrialis Akbar)
  9. Menteri Keuangan: Agus Martowardjojo
  10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Jero Wacik (menggantikan Darwin Zahedy Saleh)
  11. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
  12. Menteri Perdagangan: Gita Wirjawan (menggantikan Mari Elka Pangestu)
  13. Menteri Pertanian: Suswono
  14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
  15. Menteri Perhubungan: EE Mangindaan (menggantikan Freddy Numberi)
  16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Tjitjip Sutardjo (menggantikan Fadel Muhammad)
  17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
  18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
  19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
  20. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: M Nuh
  21. Menteri Sosial: Salim Segaf Aljufrie
  22. Menteri Agama: Suryadharma Ali
  23. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Mari Elka Pangestu (menggantikan Jero Wacik)
  24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
  25. Menneg Riset dan Teknologi: Gusti Mohammad Hatta (menggantikan Suharna Surapranata)
  26. Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
  27. Menneg Lingkungan Hidup: Beerth Kambuaya (menggantikan Gusti Moh Hatta)
  28. Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar
  29. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Azwar Abubakar (menggantikan EE Mangindaan)
  30. Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
  31. Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
  32. Menneg BUMN: Dahlan Iskan (menggantikan Mustafa Abubakar)
  33. Menneg Perumahan Rakyat: Djan Faridz (menggantikan Suharso Manoarfa)
  34. Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng

Nama Pejabat Negara:

  1. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto
  2. Kepala BIN (Badan Intelijen Negara): Letjen TNI Marciano Norman (menggantikan Jenderal Pol Purn Sutanto)
  3. Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal): Fuad Rahmani (menggantikan Gita Wirjawan)

Nama Wakil Menteri

  1. Wakil Menteri Pertanian: Rusman Heriawan.
  2. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan: Wiendu Nuryanti
  3. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan: Musliar Kasim
  4. Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Eko Prasodjo
  5. Wakil Menteri Keuangan: Mahendra Siregar (sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Perdagangan)
  6. Wakil Menteri Perdagangan: Bayu Krisnamurthi (sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian)
  7. Wakil Menteri BUMN: Mahmuddin Yasin (sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN)
  8. Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron
  9. Wakil Menteri Luar Negeri Wardana
  10. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sapta Nirwandar
  11. Wakil Menteri ESDM: Widjajono Partowidagdo
  12. Wakil Menteri Agama: Nasaruddin Umar
  13. Wakil Menteri Hukum dan HAM: Denny Indrayana

Sebelumnya, Presiden juga telah menetapkan wakil menteri di bawah ini:

  1. Wakil Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
  2. Wakil Menteri Perindustrian: Alex Retraubun
  3. Wakil Menteri Perhubungan: Bambang Susantono
  4. Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Lukita Dinarsyah Tuwo
  5. Wakil Menteri Keuangan: Anny Ratnawati
  6. Wakil Menteri Pekerjaan Umum: Hermanto Dardak

Dicopas dari:

http://forum.detik.com/kabinet-indonesia-prihatin-jilid-ii-revisi-b-yang-sangat-memprihatinkan-t299742.html

PPPDB SMK AL-FATHIMIYAH & MTs AL-FATHIMIYAH 2012-2013 YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL-FATHIMIYAH (YASPIYAH); SMK AL-FATHIMIYAH, MTs/SMP AL-FATHIMIYAH, DTA-DTW AL-FATHIMIYAH, PONDOK PESANTREN (PONTREN) AL-FATHIMIYAH, TKQ-TKQL-TPQ AL-FATHIMIYAH (RAUDOTUL ATHFAL)

YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL-FATHIMIYAH

(YASPIYAH)

TELUKJAMBE TIMUR KARAWANG JAWA BARAT

MENERIMA PESERTA DIDIK BARU

TAHUN PELAJARAN 1433-1434 H/2012-2013 M


1.      Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), untuk Program Studi/Jurusan :

  • Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
  • Teknik Sepeda Motor (TSM)

Website SMK : http://smkfat01.wordpress.com/   atau   http://alfathimiyahsmk.blogspot.com/

2.      Madrasah Tsanawiyah (MTs / SMP)

3.      Pondok Pesantren (Pontren)

4.      Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA)

5.      Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho (DTW)

6.      Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKQ)

7.      Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an Lanjutan (TKQL)

8.      Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ)

Persyaratan Umum:

  1. Mengisi Formulir Pendaftaran
  2. Foto copy SKHUN dan SKB dari sekolah
  3. Menyerahkan Pas Foto 3X4 dan 2X3 masing-masing  2 Lembar
  4. Biaya Pendaftaran Rp. 50.000,-
  5. Untuk MTs. Gratis Uang Pendaftaran

Informasi lebih lanjut hubungi :
Sekretariat Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru
Kampus Yayasan Pendidikan Islam Al-Fathimiyah Jl. Perum Peruri no.69 Pinayungan

Telukjambe Timur-Karawang
Website : http://www.alfathimiyah.com

contact person :

Bayu Sugara                             Hp. 0856 24 94 56 43

Cecep Abdullah, S. Pd. I     Hp.  081804066486

Aef Saefullah, S. S                  Hp. 0813 19 37 83 41

Moch Yunus, S. Pd               Hp. 0813 15 85 11 50

NILAI TERTINGGI UN SMA SE-INDONESIA 2010-2011

10 Sekolah dengan Nilai Ujian Nasional Tertinggi – Kementerian Pendidikan Nasional melansir sepuluh SMA dan SMK dengan nilai rata-rata Ujian Nasional tertinggi. Semuanya di atas 9,2. Data ini disampaikan Menteri Pendidikan Nasional, Muhammad Nuh, dalam konferensi pers di Kementerian Pendidikan Nasional, Jumat, 20 Mei 2011.

Pada tingkat SMA, peringkat satu dipegang oleh SMA Negeri Fajar Harapan, Banda Aceh, dengan rata-rata 9,53, diikuti dengan SMAN 4. Denpasar, dengan 9,49; SMAN 1, Tasikmalaya, dan SMAN 2 , Tasikmalaya, dengan nilai 9,4; SMA 2 Modal Bangsa Kuta Baro, Aceh Besar, dengan 9,37; SMAN 1, Denpasar, dengan 9,34; SMAN 3, Denpasar, dengan 9,3; SMAN 1, Bekasi, dengan 9,24; SMAN 3, Lamongan, dengan 9,21; dan SMAN 1, Kudus, dengan nilai rata-rata 9,2.

Sementara itu, di tingkat SMK, tiga besar peringkat pertama dipegang oleh sekolah di Kabupaten Serdang Bedagai. Secara berurutan, yaitu SMKN 1 Sipispis dengan rata-rata 9,44, SMKN Swasta Yapim Sei Bamban dengan 9,4 dan SMK Swasta Darul Amaliyah 9,39. Peringkat berikutnya diisi oleh SMK Al-Madani Jampangkulon, Sukabumi, dengan 9,39; SMK Yapim Sei Gelugur 1, Deliserdang, dengan 9,35; SMK Swasta Yapim Tebing Syahbandar, Serdang Bedagai, dengan 9,33; SMK NU Karangampel, Indramayu juga dengan 9,33; SMK Bina Putera Banjar dengan 9,32; dan terakhir, SMK Bandung Utara dan SMK Swasta Ti Ar Rahman Medan dengan 9,3.

Keduapuluh sekolah menengah ini juga berhasil mengantarkan siswa mereka lulus ujian nasional 100 persen.

Artikel Terkait

PROSENTASE KELULUSAN SMA 2010-2011

Kelulusan SMA Capai 95,63 Persen

Perubahan sistem nilai kelulusan yang ditetapkan Mendiknas memberikan angin segar bagi siswa peserta Ujian Nasional (UN). Di Kabupaten Pontianak, angka kelulusan SMA tahun 2011 meningkat signifikan. Dari 1.692 peserta ujian, 1.618 siswa atau 95, 63 persen dinyatakan lulus.

Kelulusan diumumkan serempak di seluruh SMA, SMK dan MA yang ada di Kabupaten Pontianak, Senin (16/5). Pada beberapa sekolah favorit, seperti SMAN 1 dan 2 Mempawah, SMAN 1 Sungai Pinyuh, Siantan, Segedong kelulusan mencapai seratus persen.

Berdasarkan Daftar Nominasi Tetap (DNT) Dinas Pendidikan, jumlah peserta UN SMA, SMK dan MA di Kabupaten Pontianak tahun 2011 sebanyak 1.741 siswa. Namun dari jumlah itu, hanya 1.692 siswa yang mengikuti penyelenggaraan UN 2011 lalu.

Dengan perincian, peserta ujian SMA jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebanyak 223 siswa atau lulus 100 persen. Sedangkan jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebanyak 649 siswa hanya lulus 640 siswa atau setara 98,61 persen.

Kemudian, peserta UN SMK sebanyak 545 siswa, hanya 481 siswa yang lulus atau 88, 26 persen. Serta peserta MA jurusan IPA sebanyak 49 siswa dengan persentase kelulusan 100 persen, dan MA IPS diikuti 226 siswa dengan persentase kelulusan 99,56 persen.

Total keseluruhan peserta UN 2011 sebanyak 1.692 siswa, dengan tingkat kelulusan sebanyak 1.618 siswa atau 95, 63 persen. Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu dengan persentase 80,29 persen.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pontianak, Zulkifli Salim, mengaku puas dan bangga atas hasil yang dicapai. Menurut dia, hasil yang diraih tahun ini sudah maksimal dan berkat kerja keras semua pihak.

“Semua pihak sudah berusaha, dan berbuat semaksimal mungkin untuk mencapai hasil kelulusan yang optimal. Dan alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan. Terjadi kenaikan persentase kelulusan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.

Karenanya, tutur Mantan Kadis PPAKD Kabupaten Pontianak itu, sejak awal dipercaya memimpin Disdikpora, dia beserta tim lebih fokus pada pembinaan di lapangan. Bahkan 60 persen waktunya berada di lapangan dari pada duduk di kantor.

“Kita terus mensosialisasikan, memberikan petunjuk dan arahan, serta bimbingan kepada semua komponen pendidikan. Mulai kepala sekolah, kepala bidang, pengawas serta dewan guru untuk serius mempersiapkan diri menghadapi UN,” tuturnya.

“Berkat dukungan dan perhatian yang diberikan semua pihak mulai dari masyarakat, lingkungan, komite dan orangtua wali murid, pelaksanaan ujian berlangsung dengan baik. Dan hasilnya sangat memuaskan dengan persentase kelulusan mencapai 95,63 persen,” tukasnya.

Usai menerima amplop dan mengetahui kelulusannya, para siswa meluapkan kegembiraannya. Aksi corat-coret seragam sekolah seakan menjadi tradisi turun temurun tiap tahun kelulusan. Selanjutnya, dengan menggunakan sepeda motor para siswa menggelar konvoi mengelilingi Jalan Mempawah dan sekitarnya. Konvoi berlangsung tertib, dan mendapatkan pengawalan dari polisi dan Dinas Perhubungan Kabupaten Pontianak.

(dari berbagai sumber)

Penerimaan Peserta Didik Baru 2011-2012

 

YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL-FATHIMIYAH

(YASPIYAH)

TELUKJAMBE TIMUR KARAWANG JAWA BARAT

MENERIMA PESERTA DIDIK BARU

TAHUN PELAJARAN 1432-1433 H/2011-1012 M

 


1.      Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), untuk Program Studi/Jurusan :
a. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
b. Teknik Sepeda Motor (TSM)

2.      Madrasah Tsanawiyah (MTs / SMP)

3.      Pondok Pesantren (Pontren)

4.      Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA)

5.      Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho (DTW)

6.      Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKQ)

7.      Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an Lanjutan (TKQL)

8.      Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ)

Persyaratan Umum:

  1. Mengisi Formulir Pendaftaran
  2. Foto copy SKHUN dan SKB dari sekolah
  3. Menyerahkan Pas Foto 3X4 dan 2X3 masing-masing  2 Lembar
  4. Biaya Formulir pendaftaran Rp. 50.000,-

Informasi lebih lanjut hubungi :
Sekretariat Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru
Kampus Yayasan Pendidikan Islam Al-Fathimiyah Jl. Perum Peruri no.69 Pinayungan

Telukjambe Timur-Karawang
Website : http://www.alfathimiyah.com

contact person :

  1. Bayu Sugara – Hp. 0856 24 94 56 43
  2. Cecep Abdullah, S. Pd. I -Hp.  081804066486
  3. Aef Saefullah, S. S – Hp. 0813 19 37 83 41
  4. Moch Yunus, S. Pd – Hp. 0813 15 85 11 50

PESANTREN DAN PENDIDIKAN NASIONAL

PESANTREN DAN PENDIDIKAN NASIONAL

Secara historis, pesantren lebih awal tumbuh dan berkembang di Indonesia jauh sebelum Indonesia merdeka. Bahkan lembaga pendidikan tradisional ini telah berdiri disejumlah daerah yang terkenal seperti Banten, Surakarta, Bangkalan, Tremas Pacitan, Tebuireng Jombang, Surabaya, Gresik, Cirebon, Semarang, Kendal, Yogyakarta dan daerah-daerah lainnya dipulau Jawa.

Dalam perkembangannya, ketika modernisasi pendidikan berupa hadirnya sistem sekolah dan diadopsi dalam pendidikan nasional, eksistensi pesantren mulai menghadapi penetrasi baik dalam hal kelembagaan, kurikulum, maupun tradisi akademiknya. Dengan adanya surat keputusan bersama antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri, disingkat SKB 3 Menteri, pada 24 Maret 1975 secara resmi sistem pendidikan Islam Indonesia telah menjadi subsistem pendidikan nasional. Sejak tahun 1970-an inilah merupakan awal dari perkenalan pendidikan pesantren dengan berbagai kursus keterampilan. Dan pada tahun 1990-an dinamika pendidikan pesantren memperlihatkan perkembangan yang lebih dinamis, yakni dengan menyelenggarakan pendidikan formal Madrasah yang integral dengan pendidikan pesantren.

Fenomena diatas telah melahirkan dua implikasi, yaitu ; atas nama modernisasi pendidikan nasional menjadi mainstream dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Disisi lain, atas nama tradisionalitas pesantren cenderung dianggap sebagai pendidikan nasional masa lalu. Dua implikasi itulah yang terkadang pendidikan pesantren dijadikan obyek dari sistem pendidikan modern, seperti upaya serius berbagai institusi pendidikan modern yang menggalang terciptanya doktrin “sumber daya manusia” yang andal abad ke-21. Penguasaan ilmu pengetahuan dan ketaqwaan menjadi parameter yang terus dipromosikan dikalangan masyarakat pesantren. Dengan dalih sebagai langkah moderatnya pendidikan pesantren mengadopsi sistem pendidikan umum dan pada saat bersamaan pesantren mengarahkan orientasi pendidikan santri dapat menguasai keilmuan umum dan agama.

Namun demikian, pesantren dipihak lain secara optimistik bertindak sebagai subyek diantara sekian bentuk dan system pendidikan modern. Pandangan positif terhadap laju pembangunan dibidang pendidikan dan gencarnya pengaruh globalisasi telah memberikan pelajaran yang berarti bagi dunia pesantren. Penerimaan terhadap modernitas dengan segala produknya dalam hal ini dipandang sebagai jalan tengah, tidak saja untuk mempertahankan eksistensi kelembagaannya tetapi juga dimaknai sebagai modal pergeseran pendidikan islam yang lebih aplikabel dan fungsional. Dalam kondisi seperti itulah pesantren terus eksis dan mencari pola dalam mengikuti perkembangan pendidikan nasional.

Sejalan dengan reformasi di Indonesia, sitem pendidikan nasional pada mulanya terdominasi oleh system pendidikan yang berorientasi pada penguatan kelembagaan pendidikan yang bersifat formal ditengah masyarakat.

%d blogger menyukai ini: