Arsip

Archive for the ‘Informasi’ Category

FIFA DAN PSSI : NASIB PSSI MENUNGGU KONGRES JILID III?

Indonesia terlepas dari sanksi Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), meski Kongres PSSI pada 20 Mei lalu gagal memilih kepengurusan. Sanksi akan dijatuhkan jika kongres ulangan yang harus digelar sebelum 30 Juni kembali gagal.

Komite Normalisasi (KN) PSSI juga diminta segera memastikan status Liga Primer Indonesia (LPI). Delegasi Komite Normalisasi PSSI sudah bertemu perwakilan FIFA di Zurich,Swiss, Senin (30/5), pukul 10.00 waktu setempat. Ketua KN Agum Gumelar dan anggota Joko Driyono diterima oleh Direktur Pengembangan dan Asosiasi FIFA Thierry Regenass dan anggota Komite Asosiasi Frank van Hattum. Pada pertemuan satu jam itu FIFA membebaskan sanksi atas Indonesia. Selain membebaskan sanksi, FIFA memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk menggelar kongres sekali lagi sebelum Kamis (30/6).

Melalui dua orang perwakilan itu FIFA menjamin kegagalan menggelar Kongres 20 Mei tidak akan dibawa dalam sidang Komite Eksekutif FIFA.Agum mengatakan, toleransi FIFA membawa angin segar bagi sepak bola nasional. ”Kami sudah bertemu perwakilan FIFA.Respons mereka sangat positif.Kami bersyukur karena FIFA memberi kesempatan sekali lagi bagi Indonesia,” ungkapnya kemarin. Meski begitu, sanksi bagi Indonesia diaktifkan bila kongres ulangan tetap gagal memilih kepengurusan baru. Jika kongres sebelum 30 Juni kembali gagal, sanksi akan langsung diterapkan sehari setelah itu, Jumat (1/7).

Agum menambahkan, kesempatan terakhir ini harus dimaksimalkan.” Saat ini kami sangat membutuhkan dukungan semua pihak dalam upaya menyelamatkan sepak bola nasional dari status sanksi secara menyeluruh,”lanjutnya. Teknis pelaksanaan kongres ulangan tidak berbeda dari regulasi sebelumnya. FIFA juga tetap membekukan status pencalonan George Toisutta, Arifin Panigoro, Nirwan Bakrie, dan Nurdin Halid.Keempat nama tersebut tetap tidak bisa masuk dalam bursa pencalonan karena sudah dibekukan melalui instruksi FIFA, Senin (4/4) dan Kamis (21/4). FIFA sebelumnya juga menegaskan penolakan atas banding Toisutta dan Arifin,Jumat (6/5).

Kepastian peserta juga disesuaikan dengan finalisasi terakhir jelang Kongres 20 Mei. Bukan hanya peserta kongres, calon pengurus juga tidak mengalami perubahan. ”Tidak ada perubahan dalam regulasi dan teknis pelaksanaan kongres. Semua tetap mengacu pada regulasi Kongres 20 Mei yang gagal digelar.Untuk empat nama calon ketua umum tersebut, FIFA tadi (kemarin) menegaskan bahwa mereka tetap tidak bisa masuk bursa. Keputusan itu sudah final,”katanya. Agum, yang juga berstatus ketua kehormatan PSSI, menjelaskan, FIFA pada dasarnya mendukung wacana pemberian sanksi bagi oknum yang menggagalkan kongres.

Hanya, KN PSSI akan melakukan evaluasi terlebih dulu sebelum memberikan sanksi. ”FIFA mendukung penuh KN PSSI untuk memberikan sanksi organisasi bagi oknum yang menggagalkan kongres 20 Mei. Tapi kami akan melakukan pembicaraan internal lebih dulu,”katanya. KN PSSI juga memiliki agenda tambahan yang harus diselesaikan dalam waktu singkat. FIFA meminta mereka memastikan status LPI. ”Selain kongres, kami bersama FIFA juga membicarakan kelanjutan LPI. FIFA meminta teknis pelaksanaan LPI berada langsung di bawah kendali PSSI. Sebelum mengabulkan permintaan FIFA, kami akan bicarakan hal ini dengan pengelola LPI,”ujarnya.

Ketua KONI/KOI Rita Subowo meminta elemen sepak bola nasional melaksanakan instruksi FIFA tersebut.Tujuannya agar pelaksanaan kongres ulangan berjalan lancar dan kepengurusan baru terbentuk sehingga Indonesia bebas sanksi. ”Kami sebelumnya sudah berbicara dengan Pak Toisutta, Pak Arifin, bahkan Presiden. Respons mereka positif. Insya Allah Pak Toisutta dan Pak Arifin bisa menerima keputusan final FIFA tentang status pencalonannya.Sekarang yang penting pelaksanaan kongres harus sukses,”harapnya.

Skandal Korupsi

Dari Kongres FIFA di Zurich, Swiss, kemarin agenda pemilihan presiden baru FIFA kembali diguncang skandal korupsi dan suap. Apalagi presiden FIFA saat ini, Sepp Blatter,ditengarai ikut terlibat di dalamnya. Kehebohan ini terjadi akibat surat elektronik yang dikirimkan sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke pada Jack Warner.Warner yang menjabat wakil presiden saat ini sedang dibekukan keanggotaannya akibat skandal korupsi bersama Mohamed bin Hammam.

Dalam surat itu disebutkan, ada indikasi penyuapan saat pemilihan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.Di situ tertulis juga bahwa Blatter ikut terlibat dengan memberikan USD1 juta pada CONCACAF. ”Kepada MBH (Bin Hammam). Saya tidak mengerti kenapa dia terus bersembunyi.Jika dia benar-benar berpikir punya kesempatan atau berani mengungkapkan ketidaksukaannya pada JSB (Blatter). Atau berpikir Anda bisa membeli FIFA seperti mereka membeli Piala Dunia,” begitulah isi email tersebut, dikutip ESPN. Hasil sidang komite etik, Blatter dibebaskan sementara Warner dan Bin Hammam dikenai sanksi.

Suasana Kongres

Tidak banyak yang berubah dari FIFA.Organisasi olahraga terkaya sejagat ini tetap menerapkan aturan main,khususnya kepada wartawan. Jumpa pers tentang pembekuan Bin Hammam dan Jack Warner menunjukkan hal itu. Hanya yang terakreditasi dan sudah daftar ulang boleh memasuki gedung mewah di Zurichberg, kawasan elite Zurich.

Selain itu, apa boleh buat, hanya bisa menunggu di luar gedung.SINDO,yang rutin terakreditasi FIFA, melenggang masuk ke ruang jumpa pers yang sejuk itu,per 29 Mei, ketika jarum jam menunjukkan angka 18.00 waktu Swiss. Jika pun ada yang tak biasa, barangkali adalah wajah yang muncul di depan 80-an wartawan itu. Jika biasanya tampil Joseph Blatter, kali ini justru tampil wajah lain. Ialah Petrus Damaseb yang kini menjadi pusat perhatian malam itu. Jika pun ada wajah yang agak dikenal adalah Jerome Valcke, sekretaris jenderal FIFA. ”Nama saya Petrus Damaseb, datang dari negara kecil di Afrika. Namanya Namibia,” katanya.

Selebihnya kita tahu, Damaseb mengumumkan pembekuan 30 hari Bin Hammam dan Jack Warner, akibat tudingan main suap. Blatter akhirnya melenggang menjadi calon tunggal presiden FIFA keempat kalinya. ”Jika pun ada yang bisa menggagalkannya, hanyalah jika dua pertiga pemilik suara di kongres menolak Blatter,” kata Valcke. Demaseb, seorang hakim independen dari Namibia, mengaku tak ada alasan untuk tidak percaya Blatter, meski Bin Hammam menuduhnya tahu soal suap-menyuap itu. ”Tapi memang kasusnya cukup rumit,”imbuh Demaseb. Wartawan yang meliput Kongres FIFA Ke-61 sepekan belakangan ini dibuat kalang kabut oleh FIFA,terutama tiga hari menjelang dimulainya kongres.

Koran di Swiss mulanya gencar memberitakan peluang dua kandidat, lambat laun akhirnya memilih topik lain. ”Pertarungannya selesai sejak kemarin (dua hari lalu),” kata seorang jurnalis dari Zurich. Manos,wartawan khusus sepak bola dari Yunani, segendang seirama. ”Hanya kalau Blatter ditolak dua pertiga pemilik suara, baru situasi akan lain,” katanya kepada SINDO. wahyu argia/m mirza Indonesia terlepas dari sanksi Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), meski Kongres PSSI pada 20 Mei lalu gagal memilih kepengurusan. Sanksi akan dijatuhkan jika kongres ulangan yang harus digelar sebelum 30 Juni kembali gagal.

Komite Normalisasi (KN) PSSI juga diminta segera memastikan status Liga Primer Indonesia (LPI). Delegasi Komite Normalisasi PSSI sudah bertemu perwakilan FIFA di Zurich,Swiss, Senin (30/5), pukul 10.00 waktu setempat. Ketua KN Agum Gumelar dan anggota Joko Driyono diterima oleh Direktur Pengembangan dan Asosiasi FIFA Thierry Regenass dan anggota Komite Asosiasi Frank van Hattum. Pada pertemuan satu jam itu FIFA membebaskan sanksi atas Indonesia. Selain membebaskan sanksi, FIFA memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk menggelar kongres sekali lagi sebelum Kamis (30/6).

Melalui dua orang perwakilan itu FIFA menjamin kegagalan menggelar Kongres 20 Mei tidak akan dibawa dalam sidang Komite Eksekutif FIFA.Agum mengatakan, toleransi FIFA membawa angin segar bagi sepak bola nasional. ”Kami sudah bertemu perwakilan FIFA.Respons mereka sangat positif.Kami bersyukur karena FIFA memberi kesempatan sekali lagi bagi Indonesia,” ungkapnya kemarin. Meski begitu, sanksi bagi Indonesia diaktifkan bila kongres ulangan tetap gagal memilih kepengurusan baru. Jika kongres sebelum 30 Juni kembali gagal, sanksi akan langsung diterapkan sehari setelah itu, Jumat (1/7).

Agum menambahkan, kesempatan terakhir ini harus dimaksimalkan.” Saat ini kami sangat membutuhkan dukungan semua pihak dalam upaya menyelamatkan sepak bola nasional dari status sanksi secara menyeluruh,”lanjutnya. Teknis pelaksanaan kongres ulangan tidak berbeda dari regulasi sebelumnya. FIFA juga tetap membekukan status pencalonan George Toisutta, Arifin Panigoro, Nirwan Bakrie, dan Nurdin Halid.Keempat nama tersebut tetap tidak bisa masuk dalam bursa pencalonan karena sudah dibekukan melalui instruksi FIFA, Senin (4/4) dan Kamis (21/4). FIFA sebelumnya juga menegaskan penolakan atas banding Toisutta dan Arifin,Jumat (6/5).

Kepastian peserta juga disesuaikan dengan finalisasi terakhir jelang Kongres 20 Mei. Bukan hanya peserta kongres, calon pengurus juga tidak mengalami perubahan. ”Tidak ada perubahan dalam regulasi dan teknis pelaksanaan kongres. Semua tetap mengacu pada regulasi Kongres 20 Mei yang gagal digelar.Untuk empat nama calon ketua umum tersebut, FIFA tadi (kemarin) menegaskan bahwa mereka tetap tidak bisa masuk bursa. Keputusan itu sudah final,”katanya. Agum, yang juga berstatus ketua kehormatan PSSI, menjelaskan, FIFA pada dasarnya mendukung wacana pemberian sanksi bagi oknum yang menggagalkan kongres.

Hanya, KN PSSI akan melakukan evaluasi terlebih dulu sebelum memberikan sanksi. ”FIFA mendukung penuh KN PSSI untuk memberikan sanksi organisasi bagi oknum yang menggagalkan kongres 20 Mei. Tapi kami akan melakukan pembicaraan internal lebih dulu,”katanya. KN PSSI juga memiliki agenda tambahan yang harus diselesaikan dalam waktu singkat. FIFA meminta mereka memastikan status LPI. ”Selain kongres, kami bersama FIFA juga membicarakan kelanjutan LPI. FIFA meminta teknis pelaksanaan LPI berada langsung di bawah kendali PSSI. Sebelum mengabulkan permintaan FIFA, kami akan bicarakan hal ini dengan pengelola LPI,”ujarnya.

Ketua KONI/KOI Rita Subowo meminta elemen sepak bola nasional melaksanakan instruksi FIFA tersebut.Tujuannya agar pelaksanaan kongres ulangan berjalan lancar dan kepengurusan baru terbentuk sehingga Indonesia bebas sanksi. ”Kami sebelumnya sudah berbicara dengan Pak Toisutta, Pak Arifin, bahkan Presiden. Respons mereka positif. Insya Allah Pak Toisutta dan Pak Arifin bisa menerima keputusan final FIFA tentang status pencalonannya.Sekarang yang penting pelaksanaan kongres harus sukses,”harapnya.

Skandal Korupsi

Dari Kongres FIFA di Zurich, Swiss, kemarin agenda pemilihan presiden baru FIFA kembali diguncang skandal korupsi dan suap. Apalagi presiden FIFA saat ini, Sepp Blatter,ditengarai ikut terlibat di dalamnya. Kehebohan ini terjadi akibat surat elektronik yang dikirimkan sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke pada Jack Warner.Warner yang menjabat wakil presiden saat ini sedang dibekukan keanggotaannya akibat skandal korupsi bersama Mohamed bin Hammam.

Dalam surat itu disebutkan, ada indikasi penyuapan saat pemilihan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.Di situ tertulis juga bahwa Blatter ikut terlibat dengan memberikan USD1 juta pada CONCACAF. ”Kepada MBH (Bin Hammam). Saya tidak mengerti kenapa dia terus bersembunyi.Jika dia benar-benar berpikir punya kesempatan atau berani mengungkapkan ketidaksukaannya pada JSB (Blatter). Atau berpikir Anda bisa membeli FIFA seperti mereka membeli Piala Dunia,” begitulah isi email tersebut, dikutip ESPN. Hasil sidang komite etik, Blatter dibebaskan sementara Warner dan Bin Hammam dikenai sanksi.

Suasana Kongres

Tidak banyak yang berubah dari FIFA.Organisasi olahraga terkaya sejagat ini tetap menerapkan aturan main,khususnya kepada wartawan. Jumpa pers tentang pembekuan Bin Hammam dan Jack Warner menunjukkan hal itu. Hanya yang terakreditasi dan sudah daftar ulang boleh memasuki gedung mewah di Zurichberg, kawasan elite Zurich.

Selain itu, apa boleh buat, hanya bisa menunggu di luar gedung.SINDO,yang rutin terakreditasi FIFA, melenggang masuk ke ruang jumpa pers yang sejuk itu,per 29 Mei, ketika jarum jam menunjukkan angka 18.00 waktu Swiss. Jika pun ada yang tak biasa, barangkali adalah wajah yang muncul di depan 80-an wartawan itu. Jika biasanya tampil Joseph Blatter, kali ini justru tampil wajah lain. Ialah Petrus Damaseb yang kini menjadi pusat perhatian malam itu. Jika pun ada wajah yang agak dikenal adalah Jerome Valcke, sekretaris jenderal FIFA. ”Nama saya Petrus Damaseb, datang dari negara kecil di Afrika. Namanya Namibia,” katanya.

Selebihnya kita tahu, Damaseb mengumumkan pembekuan 30 hari Bin Hammam dan Jack Warner, akibat tudingan main suap. Blatter akhirnya melenggang menjadi calon tunggal presiden FIFA keempat kalinya. ”Jika pun ada yang bisa menggagalkannya, hanyalah jika dua pertiga pemilik suara di kongres menolak Blatter,” kata Valcke. Demaseb, seorang hakim independen dari Namibia, mengaku tak ada alasan untuk tidak percaya Blatter, meski Bin Hammam menuduhnya tahu soal suap-menyuap itu. ”Tapi memang kasusnya cukup rumit,”imbuh Demaseb. Wartawan yang meliput Kongres FIFA Ke-61 sepekan belakangan ini dibuat kalang kabut oleh FIFA,terutama tiga hari menjelang dimulainya kongres.

Koran di Swiss mulanya gencar memberitakan peluang dua kandidat, lambat laun akhirnya memilih topik lain. ”Pertarungannya selesai sejak kemarin (dua hari lalu),” kata seorang jurnalis dari Zurich. Manos,wartawan khusus sepak bola dari Yunani, segendang seirama. ”Hanya kalau Blatter ditolak dua pertiga pemilik suara, baru situasi akan lain,” katanya kepada SINDO. wahyu argia/m mirza (Sumber : SINDO)

NILAI TERTINGGI UN SMA SE-INDONESIA 2010-2011

10 Sekolah dengan Nilai Ujian Nasional Tertinggi – Kementerian Pendidikan Nasional melansir sepuluh SMA dan SMK dengan nilai rata-rata Ujian Nasional tertinggi. Semuanya di atas 9,2. Data ini disampaikan Menteri Pendidikan Nasional, Muhammad Nuh, dalam konferensi pers di Kementerian Pendidikan Nasional, Jumat, 20 Mei 2011.

Pada tingkat SMA, peringkat satu dipegang oleh SMA Negeri Fajar Harapan, Banda Aceh, dengan rata-rata 9,53, diikuti dengan SMAN 4. Denpasar, dengan 9,49; SMAN 1, Tasikmalaya, dan SMAN 2 , Tasikmalaya, dengan nilai 9,4; SMA 2 Modal Bangsa Kuta Baro, Aceh Besar, dengan 9,37; SMAN 1, Denpasar, dengan 9,34; SMAN 3, Denpasar, dengan 9,3; SMAN 1, Bekasi, dengan 9,24; SMAN 3, Lamongan, dengan 9,21; dan SMAN 1, Kudus, dengan nilai rata-rata 9,2.

Sementara itu, di tingkat SMK, tiga besar peringkat pertama dipegang oleh sekolah di Kabupaten Serdang Bedagai. Secara berurutan, yaitu SMKN 1 Sipispis dengan rata-rata 9,44, SMKN Swasta Yapim Sei Bamban dengan 9,4 dan SMK Swasta Darul Amaliyah 9,39. Peringkat berikutnya diisi oleh SMK Al-Madani Jampangkulon, Sukabumi, dengan 9,39; SMK Yapim Sei Gelugur 1, Deliserdang, dengan 9,35; SMK Swasta Yapim Tebing Syahbandar, Serdang Bedagai, dengan 9,33; SMK NU Karangampel, Indramayu juga dengan 9,33; SMK Bina Putera Banjar dengan 9,32; dan terakhir, SMK Bandung Utara dan SMK Swasta Ti Ar Rahman Medan dengan 9,3.

Keduapuluh sekolah menengah ini juga berhasil mengantarkan siswa mereka lulus ujian nasional 100 persen.

Artikel Terkait

PROSENTASE KELULUSAN SMA 2010-2011

Kelulusan SMA Capai 95,63 Persen

Perubahan sistem nilai kelulusan yang ditetapkan Mendiknas memberikan angin segar bagi siswa peserta Ujian Nasional (UN). Di Kabupaten Pontianak, angka kelulusan SMA tahun 2011 meningkat signifikan. Dari 1.692 peserta ujian, 1.618 siswa atau 95, 63 persen dinyatakan lulus.

Kelulusan diumumkan serempak di seluruh SMA, SMK dan MA yang ada di Kabupaten Pontianak, Senin (16/5). Pada beberapa sekolah favorit, seperti SMAN 1 dan 2 Mempawah, SMAN 1 Sungai Pinyuh, Siantan, Segedong kelulusan mencapai seratus persen.

Berdasarkan Daftar Nominasi Tetap (DNT) Dinas Pendidikan, jumlah peserta UN SMA, SMK dan MA di Kabupaten Pontianak tahun 2011 sebanyak 1.741 siswa. Namun dari jumlah itu, hanya 1.692 siswa yang mengikuti penyelenggaraan UN 2011 lalu.

Dengan perincian, peserta ujian SMA jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebanyak 223 siswa atau lulus 100 persen. Sedangkan jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebanyak 649 siswa hanya lulus 640 siswa atau setara 98,61 persen.

Kemudian, peserta UN SMK sebanyak 545 siswa, hanya 481 siswa yang lulus atau 88, 26 persen. Serta peserta MA jurusan IPA sebanyak 49 siswa dengan persentase kelulusan 100 persen, dan MA IPS diikuti 226 siswa dengan persentase kelulusan 99,56 persen.

Total keseluruhan peserta UN 2011 sebanyak 1.692 siswa, dengan tingkat kelulusan sebanyak 1.618 siswa atau 95, 63 persen. Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu dengan persentase 80,29 persen.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pontianak, Zulkifli Salim, mengaku puas dan bangga atas hasil yang dicapai. Menurut dia, hasil yang diraih tahun ini sudah maksimal dan berkat kerja keras semua pihak.

“Semua pihak sudah berusaha, dan berbuat semaksimal mungkin untuk mencapai hasil kelulusan yang optimal. Dan alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan. Terjadi kenaikan persentase kelulusan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.

Karenanya, tutur Mantan Kadis PPAKD Kabupaten Pontianak itu, sejak awal dipercaya memimpin Disdikpora, dia beserta tim lebih fokus pada pembinaan di lapangan. Bahkan 60 persen waktunya berada di lapangan dari pada duduk di kantor.

“Kita terus mensosialisasikan, memberikan petunjuk dan arahan, serta bimbingan kepada semua komponen pendidikan. Mulai kepala sekolah, kepala bidang, pengawas serta dewan guru untuk serius mempersiapkan diri menghadapi UN,” tuturnya.

“Berkat dukungan dan perhatian yang diberikan semua pihak mulai dari masyarakat, lingkungan, komite dan orangtua wali murid, pelaksanaan ujian berlangsung dengan baik. Dan hasilnya sangat memuaskan dengan persentase kelulusan mencapai 95,63 persen,” tukasnya.

Usai menerima amplop dan mengetahui kelulusannya, para siswa meluapkan kegembiraannya. Aksi corat-coret seragam sekolah seakan menjadi tradisi turun temurun tiap tahun kelulusan. Selanjutnya, dengan menggunakan sepeda motor para siswa menggelar konvoi mengelilingi Jalan Mempawah dan sekitarnya. Konvoi berlangsung tertib, dan mendapatkan pengawalan dari polisi dan Dinas Perhubungan Kabupaten Pontianak.

(dari berbagai sumber)

Penerimaan Peserta Didik Baru 2011-2012

 

YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL-FATHIMIYAH

(YASPIYAH)

TELUKJAMBE TIMUR KARAWANG JAWA BARAT

MENERIMA PESERTA DIDIK BARU

TAHUN PELAJARAN 1432-1433 H/2011-1012 M

 


1.      Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), untuk Program Studi/Jurusan :
a. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
b. Teknik Sepeda Motor (TSM)

2.      Madrasah Tsanawiyah (MTs / SMP)

3.      Pondok Pesantren (Pontren)

4.      Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA)

5.      Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho (DTW)

6.      Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKQ)

7.      Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an Lanjutan (TKQL)

8.      Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ)

Persyaratan Umum:

  1. Mengisi Formulir Pendaftaran
  2. Foto copy SKHUN dan SKB dari sekolah
  3. Menyerahkan Pas Foto 3X4 dan 2X3 masing-masing  2 Lembar
  4. Biaya Formulir pendaftaran Rp. 50.000,-

Informasi lebih lanjut hubungi :
Sekretariat Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru
Kampus Yayasan Pendidikan Islam Al-Fathimiyah Jl. Perum Peruri no.69 Pinayungan

Telukjambe Timur-Karawang
Website : http://www.alfathimiyah.com

contact person :

  1. Bayu Sugara – Hp. 0856 24 94 56 43
  2. Cecep Abdullah, S. Pd. I -Hp.  081804066486
  3. Aef Saefullah, S. S – Hp. 0813 19 37 83 41
  4. Moch Yunus, S. Pd – Hp. 0813 15 85 11 50
%d blogger menyukai ini: