PROSENTASE KELULUSAN SMA 2010-2011

Kelulusan SMA Capai 95,63 Persen

Perubahan sistem nilai kelulusan yang ditetapkan Mendiknas memberikan angin segar bagi siswa peserta Ujian Nasional (UN). Di Kabupaten Pontianak, angka kelulusan SMA tahun 2011 meningkat signifikan. Dari 1.692 peserta ujian, 1.618 siswa atau 95, 63 persen dinyatakan lulus.

Kelulusan diumumkan serempak di seluruh SMA, SMK dan MA yang ada di Kabupaten Pontianak, Senin (16/5). Pada beberapa sekolah favorit, seperti SMAN 1 dan 2 Mempawah, SMAN 1 Sungai Pinyuh, Siantan, Segedong kelulusan mencapai seratus persen.

Berdasarkan Daftar Nominasi Tetap (DNT) Dinas Pendidikan, jumlah peserta UN SMA, SMK dan MA di Kabupaten Pontianak tahun 2011 sebanyak 1.741 siswa. Namun dari jumlah itu, hanya 1.692 siswa yang mengikuti penyelenggaraan UN 2011 lalu.

Dengan perincian, peserta ujian SMA jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebanyak 223 siswa atau lulus 100 persen. Sedangkan jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebanyak 649 siswa hanya lulus 640 siswa atau setara 98,61 persen.

Kemudian, peserta UN SMK sebanyak 545 siswa, hanya 481 siswa yang lulus atau 88, 26 persen. Serta peserta MA jurusan IPA sebanyak 49 siswa dengan persentase kelulusan 100 persen, dan MA IPS diikuti 226 siswa dengan persentase kelulusan 99,56 persen.

Total keseluruhan peserta UN 2011 sebanyak 1.692 siswa, dengan tingkat kelulusan sebanyak 1.618 siswa atau 95, 63 persen. Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu dengan persentase 80,29 persen.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pontianak, Zulkifli Salim, mengaku puas dan bangga atas hasil yang dicapai. Menurut dia, hasil yang diraih tahun ini sudah maksimal dan berkat kerja keras semua pihak.

“Semua pihak sudah berusaha, dan berbuat semaksimal mungkin untuk mencapai hasil kelulusan yang optimal. Dan alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan. Terjadi kenaikan persentase kelulusan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.

Karenanya, tutur Mantan Kadis PPAKD Kabupaten Pontianak itu, sejak awal dipercaya memimpin Disdikpora, dia beserta tim lebih fokus pada pembinaan di lapangan. Bahkan 60 persen waktunya berada di lapangan dari pada duduk di kantor.

“Kita terus mensosialisasikan, memberikan petunjuk dan arahan, serta bimbingan kepada semua komponen pendidikan. Mulai kepala sekolah, kepala bidang, pengawas serta dewan guru untuk serius mempersiapkan diri menghadapi UN,” tuturnya.

“Berkat dukungan dan perhatian yang diberikan semua pihak mulai dari masyarakat, lingkungan, komite dan orangtua wali murid, pelaksanaan ujian berlangsung dengan baik. Dan hasilnya sangat memuaskan dengan persentase kelulusan mencapai 95,63 persen,” tukasnya.

Usai menerima amplop dan mengetahui kelulusannya, para siswa meluapkan kegembiraannya. Aksi corat-coret seragam sekolah seakan menjadi tradisi turun temurun tiap tahun kelulusan. Selanjutnya, dengan menggunakan sepeda motor para siswa menggelar konvoi mengelilingi Jalan Mempawah dan sekitarnya. Konvoi berlangsung tertib, dan mendapatkan pengawalan dari polisi dan Dinas Perhubungan Kabupaten Pontianak.

(dari berbagai sumber)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: